Setelah ‘KAMI’, muncul ‘KITA NTB’ dengan sikap desak Presiden Jokowi copot Menag RI

Setelah ‘KAMI’, muncul ‘KITA NTB’ dengan sikap desak Presiden Jokowi copot Menag RIReviewed by adminon.This Is Article AboutSetelah ‘KAMI’, muncul ‘KITA NTB’ dengan sikap desak Presiden Jokowi copot Menag RIMataram (Detikntbcom),- Rencana kedatangan Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Fachrul Razi ke NTB mendapat penolakan keras dari Koalisi Indonesia Cinta Tanah Air Nusa Tenggara Barat (KITA NTB). KITA NTB yang diinisiasi oleh ketiga organisasi kepemudaan (OKP) yaitu HMI Badko Bali Nusra, DPD IMM NTB dan PW KAMMI NTB tersebut menilai bahwa sejumlah pernyataan yang […]
Ketua Umum HMI Badko Bali Nusra Arif Kurniadin (tengah), Ketua Umum DPD IMM NTB Miftahul Khair (kiri) dan Ketua Umum PW KAMMI NTB Tedy Setyawan (kanan) mendeklarasikan Koalisi Indonesia Cinta Tanah Air Nusa Tenggara Barat (KITA NTB), Selasa (15/9) di Sekretariat HMI Badko Bali Nusra di Mataram

Mataram (Detikntbcom),- Rencana kedatangan Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Fachrul Razi ke NTB mendapat penolakan keras dari Koalisi Indonesia Cinta Tanah Air Nusa Tenggara Barat (KITA NTB).

KITA NTB yang diinisiasi oleh ketiga organisasi kepemudaan (OKP) yaitu HMI Badko Bali Nusra, DPD IMM NTB dan PW KAMMI NTB tersebut menilai bahwa sejumlah pernyataan yang disampaikan oleh Menag RI dinilai menyudutkan umat Islam.

“KITA NTB mengecam Menteri Agama RI Fachrul Razi terhadap sejumlah pernyataannya yang menyudutkan umat Islam dan KITA NTB mendesak Presiden Jokowi untuk mencopot Fachrul Razi dari Menteri Agama RI serta kami menolak dengan keras rencana kedatangan Menag
RI Fachrul Razi ke NTB,” tegas ketiga Ketua Umum OKP di NTB ini yaitu Arif Kurniadin, Misftahul Khair dan Deky Setyawan saat menyampaikan pernyataan sikap secara bersama di sekretariat HMI Badko Bali Nusra di Jalan Sakura IV Nomor 6 Gomong Lama Kota Mataram, Selasa (15/9) sore di Mataram.

Selain sikap keras itu, ada 5 point pernyataan sikap KITA NTB juga yang dibacakan secara bersama. Karena mereka menilai situasi politik nasional yang terjadi akhir-akhir ini, maka dengan ini mereka yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Cinta Tanah Air Nusa Tenggara Barat (KITA NTB) menyatakan sikap sebagai berikut:

Pertama: mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas terhadap penusukan ulama besar Syekh Ali Jaber yang terjadi di Bandar Lampung.

Kedua: KITA NTB juga mendukung secara penuh keberadaan Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) untuk dideklarasikan di berbagai wilayah di Indonesia termasuk NTB.

Ketiga: KITA NTB menyerukan seluruh masyarakat Indonesia untuk menahan diri dan tetap menjaga suasana kedamaian antar umat beragama.

Keempat: Menghimbau kepada seluruh Bakal Pasangan Calon Kepala Daerah di Indonesia khsusunya di NTB untuk memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat serta tetap menjaga perdamaian.

Kelima: KITA NTB mengajak masyarakat Indonesia menjadi garda terdepar dalam mematuhi protokol Covid-19. (Iba)