Tokoh Adat di Lotim Titipkan Harapannya ke Irzani

Tokoh Adat di Lotim Titipkan Harapannya ke IrzaniReviewed by adminon.This Is Article AboutTokoh Adat di Lotim Titipkan Harapannya ke IrzaniLombok Timur,- Sekertaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan (PWNW), H. Irzani, yang diamanatkan menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mendapat sambutan baik oleh para tokoh di NTB. Salah satunya adalah tokoh adat Pringgabaya, Amaq Nurdin yang menitipkan harapan ke Irzani sambil menangis dan memeluknya. “Tiang (saya) mohon pak, semoga bapak tetap sehat, […]
Foto: Tokoh adat Pringgabaya, Amaq Nurdin memeluk H. Irzani

Lombok Timur,- Sekertaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan (PWNW), H. Irzani, yang diamanatkan menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mendapat sambutan baik oleh para tokoh di NTB.

Salah satunya adalah tokoh adat Pringgabaya, Amaq Nurdin yang menitipkan harapan ke Irzani sambil menangis dan memeluknya.

“Tiang (saya) mohon pak, semoga bapak tetap sehat, tiang titip NTB ini kepada pelungguh (Anda). Jangan lupakan masyarakat, teruslah datangi kami. Kami percaya, InsyaAllah pelungguh orang yang tepat memegang amanah untuk mewakili daerah kita di Jakarta,” kata Amaq Nurdin di Lombok Timur belum lama ini.

Salah satunya adalah tokoh adat Pringgabaya, Amaq Nurdin yang menitipkan harapan ke Irzani sambil menangis dan memeluknya

“Tiang (saya) mohon pak, semoga bapak tetap sehat, tiang titip NTB ini kepada pelungguh (Anda). Jangan lupakan masyarakat, teruslah datangi kami. Kami percaya, InsyaAllah pelungguh orang yang tepat memegang amanah untuk mewakili daerah kita di Jakarta,” kata Amaq Nurdin di Lombok Timur belum lama ini.

Dalam suasana haru tersebut Irzani  selaku calon DPD RI nomor urut 30 berjanji akan memegang teguh amanah yang diberikan oleh Amaq Nurdin selaku tokoh adat dan sesepuh Pringgabaya dan masyarakat NTB pada umumnya

Orang kepercayaan TGB ini diharapkan mampu melanjutkan ikhtiar TGB melalui jalan DPD RI untuk membangun NTB ke depannya. (Iba)