TGB: Keputusan Dukung Jokowi Bukan Berkaitan Dengan KPK

TGB: Keputusan Dukung Jokowi Bukan Berkaitan Dengan KPKReviewed by adminon.This Is Article AboutTGB: Keputusan Dukung Jokowi Bukan Berkaitan Dengan KPKMataram,- Gubernur NTB dua periode Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi memberikan pernyataan kepada media terkait pernyataannya mendukung Presiden Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinanya untuk dua periode. Usai melaksanakan sholat jum’at di Islamic Center, TGB kepada awak media menyatakan bahwa dukungan kepada Jokowi murni sebagai keputusan pribadi dan tanggung jawab sebagai anak bangsa. Iapun menjelaskan […]
Foto : Wapres dan TGB di Desa Dakung Loteng beberapa hari yang lalu

Mataram,- Gubernur NTB dua periode Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi memberikan pernyataan kepada media terkait pernyataannya mendukung Presiden Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinanya untuk dua periode.

Usai melaksanakan sholat jum’at di Islamic Center, TGB kepada awak media menyatakan bahwa dukungan kepada Jokowi murni sebagai keputusan pribadi dan tanggung jawab sebagai anak bangsa. Iapun menjelaskan dirinya telah mengamati situasi perpolitikan nasional selama empat tahun belakang ini. Dalam pandangannya gesekan dan polarisasi umat dengan menggunakan sentimen agama semakin mengkhawatirkan.

Menurutnya dalam dunia politik sentimen agama tidak boleh di lakukan, namun sentimen agama tersebut bisa di manfaatkan untuk kemanfaatan umat. TGB juga menegaskan bila pernyataan dirinya mendukung Jokowi dua periode tidak terkait dengan pemeriksaan KPK terhadap dirinya.

“Tidak ada sangkut pautnya keputusan saya mendukung pemerintahan saat ini untuk periode selanjutnya dengan persoalan eksternal baik itu terkait dengan KPK, Demokrat ataupun persoalan eksternal lainnya,” tegas TGB kepada awak media.

TGB juga menyatakan dirinya belum pernah berkomunikasi dengan Partai Demokrat terkait pernyataannya tersebut, termasuk dengan dewan Muttasyar NW. Ia kembali menegaskan bila keputusannya mendukung Jokowi dua periode sebagai pernyataan pribadi dan tidak terkait dengan sejumlah persoalan lainnya.

Di singgung namanya di coret dari daftar capres yang di rilis oleh alumni 212 TGB menyatakan bahwa hal tersebut sebagai hak perkumpulan alumni.

“Itu hak mereka ya (perkumpulan alumni 212) saya menghormati apapun keputusannya, saya tegaskan lagi bahwa pernyataan saya adalah pernyataan pribadi,” pungkasnya.

Sebelumnya Gubernur NTB dua periode tersebut menghebohkan masyarakat NTB dengan pernyataannya mendukung Jokowi untuk menjadi presiden RI dua periode. Pro kontra terhadap pernyataan TGB tidak bisa di elakkan, bahkan sebagian masyarakat NTB tidak mendukung langkah politik gubernur ahli tafsir tersebut.

(IBA)