Prabowo Resmi Tunjuk Mori Hanafi Sebagai Wakil Ketua DPRD NTB

Prabowo Resmi Tunjuk Mori Hanafi Sebagai Wakil Ketua DPRD NTBReviewed by adminon.This Is Article AboutPrabowo Resmi Tunjuk Mori Hanafi Sebagai Wakil Ketua DPRD NTBMataram (DetikNTB.com),- Anggota DPRD NTB terpilih 2019-2024, Mori Hanafi akhirnya mendapat mandat dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya (DPP Partai Gerindra) di Jakarta sebagai Wakil Ketua DPRD mewakili Partai Gerinda. Mandat dan keputusan tersebut dibenarkan oleh mantan Wakil Ketua DPRD NTB ini, Jumat (30/08) malam saat dihubungi media ini seperti dlansir dari sejumlah […]
Foto: Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi (Ist)

Mataram (DetikNTB.com),- Anggota DPRD NTB terpilih 2019-2024, Mori Hanafi akhirnya mendapat mandat dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya (DPP Partai Gerindra) di Jakarta sebagai Wakil Ketua DPRD mewakili Partai Gerinda.

Mandat dan keputusan tersebut dibenarkan oleh mantan Wakil Ketua DPRD NTB ini, Jumat (30/08) malam saat dihubungi media ini seperti dlansir dari sejumlah media.

DPP Partai Gerindra akhirnya menunjuk, menetapkan dan memutuskan Politisi Senior Partai Gerindra, Mori Hanafi, menjadi Wakil Ketua DPRD NTB Periode 2019-2024 mewakili Partai Gerindra tertanggal, 26 Agustus 2019 yang telah diteken oleh Prabowo Subianto da Sekjennya, Ahmad Mujani.

“Alhamdulillah SK penunjukan dan penetapan saya sebagai Wakil Ketua DPRD NTB sudah saya terima malam ini,” ujar pria yang perna ikut bertarung di Pilgub NTB kemarin.

Sementara anggota terpilih lainnya yakni, Nauvar Furqony Farinduan ditunjuk sebagai ketua Fraksi Gerinda.

Mori Hanafi menegaskan paska pelantikan anggota DPRD NTB yang rencana nya akan dihelat pada 02 September 2019, akan langsung bekerja bersama dengan Ketua DPRD NTB dan Pimpinan DPRD NTB lainnya serta Anggota DPRD NTB Periode 2019-2024 dalam melakukan pembahasan Tata Tertib (Tatib) Dewan dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

“Insha Alloh kita akan berusaha agar pembahasan Tatib dan AKD tidak akan memakan waktu lama. Paling tidak targetnya nanti tidak akan selesai dibahas dalam jangka waktu satu bulan,” pungkasnya. (Iba)