Perkuat Semangat dan Wawasan Kader, Golkar Gelar Pendidikan Politik

Perkuat Semangat dan Wawasan Kader, Golkar Gelar Pendidikan Politik
Foto: DPP Partai Golkar menyelenggarakan pendidikan politik. Hadir sebagai Nara Sumber diantaranya, Wakil Ketua Bapilu Wilayah VI, Ir. Hj. Sari Yuliati, MT, Anggota KPU serta Bawaslu Lombok Barat

Lombok Barat (Detik NTB),- Dalam rangka menguatkan semangat dan wawasan kader terhadap politik, DPP Partai Golkar menyelenggarakan pendidikan politik. Hadir sebagai Nara Sumber diantaranya, Wakil Ketua Bapilu Wilayah VI, Ir. Hj. Sari Yuliati, MT, Anggota KPU serta Bawaslu Lombok Barat.

Acara yang dihelat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Gerung Lombok Barat (19/01/2019) ini, dihadiri lebih dari 1000 kader yang tersebar di seluruh Lombok Barat. Teriakan yel-yel “Golkar Bersih, Bangkit, Maju, Menang, Menang, Menang, Menang” sesekali terdengar begitu semangat digelorakan.

Sari Yuliati dalam penjelasannya bahwa politik tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan sehari-sehari. Oleh karenanya seluruh kader partai Golkar harus memahaminya. “Produk politik menyangkut seluruh aspek hidup kita, jadi penting untuk kita pahami,” kata Alumni Pascasarjana Universitas Indonesia ini.

Sementara itu, Anggota KPU Lombok Barat menjelaskan soal Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 yang dikategorisasikan dalam beberapa kelompok. KPU menghimbau kepada peserta untuk memastikan bahwa diri dan keluarganya masuk dalam DPT.

Lain halnya dengan Anggota Bawaslu Lombok Barat yang lebih menyoroti soal aturan main dan pelanggaran dalam Pemilu 2019. Disarankan agar kader Partai Golkar tidak melakukan tindakan yang berdampak hukum alias Tindak Pidana Pemilu (Tipilu) dalam menjalankan misi partai atau menyukseskan dirinya sebagai Calon Anggota Legislatif di Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Seluruh Kader Partai Golkar diharapkan agar memahami aturan main Pemilu ini, sehingga tidak melanggar dan dipersolkan. Dan, saya yakin kader Partai Golkar bisa menjalankan tugas dari partai dengan sebaik-sebaiknya,” tegas Sari Yuliati. (Iba)