PAN, Nasdem dan Demokrat Tak Usung IDP di Pilkada Bima

PAN, Nasdem dan Demokrat Tak Usung IDP di Pilkada BimaReviewed by adminon.This Is Article AboutPAN, Nasdem dan Demokrat Tak Usung IDP di Pilkada BimaMataram (DetikNTB.Com),- Partai PAN, Nasdem dan Demokrat dipastikan tidak mengusung Indah Dhamayanti Putri di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bima yang digelar serentak 2020 ini. Tiga partai yang sudah bersepakat dan berkomitmen di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang diberi nama ‘Koalisi Biru’ itu akan mengusung kader sendiri pada Pilkada serentak di tujuh kabupaten Kota […]
Foto: Ketua DPW PAN NTB, H. Muazim Akbar saat konferensi pers di kantornya di Mataram

Mataram (DetikNTB.Com),- Partai PAN, Nasdem dan Demokrat dipastikan tidak mengusung Indah Dhamayanti Putri di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bima yang digelar serentak 2020 ini.

Tiga partai yang sudah bersepakat dan berkomitmen di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang diberi nama ‘Koalisi Biru’ itu akan mengusung kader sendiri pada Pilkada serentak di tujuh kabupaten Kota di Nusa Tenggara Barat salah satunya Kabupaten Bima.

Daerah yang dipimpin Hj Indah Dhamayanti Putri tersebut juga akan menggelar Pilkada serentak, namun arah dukungan Koalisi Biru dipastikan tidak mengarah ke petahana (IDP) tetapi akan mengusung pasangan Syafruddin dan Ady Mahyudi atau paket Syafa’ad.

“Gambaran sementara Insya Allah tentu PAN mengutamakan mengusung kader. Untuk Kabupaten Bima Insya Allah kita akan mengusung pasangan H Syafruddin bersama dengan Ady Mahyudi,” terang Ketua DPW PAN NTB, H. Muazim Akbar, Kamis (27/2) di Mataram.

Sebab katanya, Syafrudin adalah kader partai Nasdem dan wakilnya Ady Mahyudi merupakan kader terbaik PAN.

“Teman-teman sudah melihat bahwa kami sudah bersepakat bertiga bahwa Insya Allah akan mengusung Syafru – Ady,” tegasnya sembari berharap ada dua paket calon di Pilkada Bima.

Selain di Kabupaten Bima, Koalisi Biru juga akan menyasar di 6 Kabupaten Kota di NTB, seperti Kabupaten Dompu akan mengusung Kader Jaelani atau Ika Rizky Veryani sebagai kadernya. Tentu yang punya hasil survey paling tinggi yang bakal diusung.

Kemudian untuk Kabupaten Sumbawa, koalisi biru ditambah Gerindra katanya akan mengusung Djarot-Muklis. “Gerindra sudah berkomunikasi dengan kami, koalisi Gerindra-PAN cukup untuk mengusung satu paket calon, tapi tidak menutup kemungkinan juga akan mengusung calon lain,” jelas Ketua Koordinator Tim Pemenangan Zulkiflie Hasan di Kongres PAN baru-baru ini di Kendari.

Kabupaten Sumbawa Barat koalisi ini dihadapkan ada dua pilihan yaitu incumben dan satu pasangan lainnya yakni H. Nuryasin. Begitupun juga di Kabupaten Lombok Utara akan mengusung petahan.

Kemudian di Lombok Tengah dan Kota Mataram juga koalisi biru ini akan mengusung calon sendiri.

Namun pihaknya tidak memungkiri, masing-masing partai yang tergabung dalam koalisi tersebut punya aturan dan mekanisme tersendiri. Khusus PAN katanya, tim desk Pilkada DPW PAN NTB akan turun roadshow ke tujuh kabupaten Kota untuk mlwakukan pleno bersama tim Pilkada DPD untuk menentukan dan memutuskan bakal calon yang akan diusung nantinya.

“Tentu nanti dari hasil itu, tim Pilkada DPD akan melaporkan ke DPW. Tapi dari gambaran sementara Insya Allah tentu PAN mengutamakan mengusung kader sendiri,” jelasnya. (Iba)