Mutmainnah: Polemik Banjir, Semua Pihak Harus Menahan Diri

Mutmainnah: Polemik Banjir, Semua Pihak Harus Menahan DiriReviewed by adminon.This Is Article AboutMutmainnah: Polemik Banjir, Semua Pihak Harus Menahan DiriKOTA BIMA – Banjir bandang Kota bima tahun lalu masih menyisahkan trauma buat masyarakat kota bima. Terlebih intensitas curah hujan akhir tahun ini makin tinggi. Banjir yang menerjang hampir seluruh kota tersebut mengisyaratkan bahwa butuh harmonisasi antara alam dan manusia. Di tengah gencarnya pemkot bima menata kembali kerusakan akibat banjir, kritikan-kritikan atas banjir tahun lalu […]

KOTA BIMA – Banjir bandang Kota bima tahun lalu masih menyisahkan trauma buat masyarakat kota bima. Terlebih intensitas curah hujan akhir tahun ini makin tinggi. Banjir yang menerjang hampir seluruh kota tersebut mengisyaratkan bahwa butuh harmonisasi antara alam dan manusia.

Di tengah gencarnya pemkot bima menata kembali kerusakan akibat banjir, kritikan-kritikan atas banjir tahun lalu mulai kembali mencuat. Menyikapi hal demikian,  Mutmainnah, Ketua Nasdem Kota Bima Sekaligus senator perempuan Di DPRD Kota Bima, mulai angkat bicara. Dia mengatakan bahwa sangat tidak baik dan tidak bijak jika masyarakat maupun elit saling menyalahkan, saling melempar polemik yang malah merugikan masyarakat atau kata lain masyarakat bukannya mendapatkan solusi melainkan kebingungan-kebingungan.

“Saatnya kita saling berpikir untuk solusi terbaik bagi daerah dan masyarakat. Kerja lebih baik daripada kita menyalahkan. Daerah dan masyarakat butuh sesuatu yang pasti (walau kecil) ketimbang bahasa yang mengarah kepada saling menjelekan dan menjatuhkan.” Ujarnya melalui telpon.

Lebih lanjut mutmainnah mengatakan, belakangan isu banjir menjadi sesuatu yang sexy untuk dibahas terlebih mendekati suksesi pilkot. “Jangan sampai banjir di jadikan ajang pencitraan. Banjir tidak boleh di politisasi. Itu namanya kejahatan. Memanfaatkan bencana alam dengan korban kemanusiaan untuk tujuan politik merupakan pelanggaran etika kemanusiaan” ucapnya.

Baca : Dompu Terendam Banjir, Diduga Akibat Maraknya Pembalakan Liar

Mutmainnah berharap, dengan keadaan alam yang tidak menentu dan kebutuhan kemanusiaan yang semakin meninggi, sudah saatnya seluruh stakeholder bahu membahu menemukan solusi. “Kita semua ini memiliki tanggung jawab moral maupun tanggung jawab kemanusiaan. Terlebih pemangku kebijakan di kota bima. Mari melakukan sesuatu tanpa mengkerdilkan peran yang lainnya, tanpa menjatuhkan dengan tuduhan siapa yang salah dan siapa yang paling benar.” Sebutnya berapi-api.

Menutup pernyataannya, mutmainnah meminta seluruh masyarakat bima menatap kedepan dengan kesadaran individual. “Seluruh elemen punya kewajiban merawat daerah ini. Memajukan dan berbuat untuk daerah. Sekecil apapun itu asal bermanfaat” ketua Nasdem kota Bima ini menegaskan. (ar)