Mi6 : Kreasi Politik Fiddin Lihat celah kekuatan NW – NU

Mi6 : Kreasi Politik Fiddin Lihat celah kekuatan NW – NU
Foto : Pasangan calon Bupati Lombok Timur

Lombok Timur,- Belajar dari kekalahan Pilbup Lombok Timur 2013 silam, paket Fiddin merupakan kreasi politik piawai nan cerdik melihat celah kekuatan dengan menggabungkan kekuatan jamaah yakni NU dan NW. Mergernya dua blok kekuatan jamaah ini sebagai upaya taktis meraih dukungan suara para jamaah untuk kemenangan Fiddin.

Selain itu Mi6 memprediksi akselarisasi Fiddin dibasis pemilih, khususnya di akar rumput akan lebih efektif dan intensif mengikuti langgam gerak Zul Rohmi. Dengan Armada kecil , Fiddin lebih leluasa bergerak dari satu titik ke titik lain secara informal tanpa protokoler yang justru terkesan membuat jarak dengan konstituen.

Hal ini tercermin dari pola gerakan Cabup, Samsul Lutfi dan Cawabup Najamuddin Moestapa yang tetap menyambangi konstituen setiap hari, khususnya diwilayah pedesaan. Field trip politik harian Fiddin ini harus dimaknai sebagai cara untuk memperkuat dan mengamankan basis pemilih agar tetap setia dan loyal sampai akhir.

Agaknya Samsul Lutfi dan jamaah NW tidak ingin mengulang kisah Pilkada Lotim 2013 silam. Apalagi sekarang The Prince NW Samsul Lutfi menjadi papan satu sesuai aspirasi Jamaah NW. Tentu ini menjadi spirit baru jamaah NW makin solid dalam menyukseskan Fiddin.

Mi6 menilai Uji material soliditas dan loyalitas jamaah NW pastinya akan terlihat nanti dalam survey politik , terakhir saat di TPS. Hal ini penting sebagai alat mengukur kinerja politik Fiddin dalam melakukan penetrasi dibasis pemilih. “Survey politik sebagai Tools harus diyakini sebagai pandu suar melihat persepsi pemilih,” ujar direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto dalam melakukan Analisis Politik menyoroti kinerja dan performance Politik Fiddin New Generation yang disampaikan ke Media, selasa 13/2/2018

(IBA)