Lewat DPD RI, H. Irzani Komit Akan Wujudkan NTB Maju

Lewat DPD RI, H. Irzani Komit Akan Wujudkan NTB Maju

Lombok timur,- Tim H. Irzani atau lebih dikenal dengan tim batik ijo melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Lombok Timur sabtu (6/2/2019), dalam Rakorda tersebut tim Batik Ijo siap berusaha sekuat tenaga mengantarkan H. Irzani menuju DPD RI.

Dalam Rakorda tersebut, ketua Tim Batik Ijo Lombok Timur, Syarifuddin mengatakan ikhtiar para anggota Tim Batik Ijo untuk mengantarkan H. Irzani ke DPD RI adalah hal yang sangat serius.

“Kita tidak sedang main-main dalam hal ini, usaha kita mengantarkan H. Irzani untuk DPD RI adalah usaha untuk memajukan NTB, beliau adalah orang yang paling cocok untuk mewakili NTB,” kata Ketua Tim yang akrab disapa Syarif ini.

H. Irzani yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan beberapa arahan terkait cara-cara untuk menyukseskan langkah tim Batik Ijo dalam mengawal H. Irzani menuju DPD RI.

Dalam penyampaiannya, Calon DPD RI ini mengaku langkahnya maju pada tahun 2019 bukan tanpa alasan. Dia bahkan bersedia menanggalkan statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Meski sudah 16 tahun berkiprah sebagai dosen, tapi mengabdi untuk rakyat banyak menjadi kebanggaan tersendiri bagi sosok yang dikenal dekat dengan kalangan santri ini.

“Bersilaturahmi dan membangun komunikasi dengan semua orang merupakan strategi yang bagus untuk membangun NTB ke depan. Sebab, DPD RI diharapkan dapat bersinergi maksimal dengan pemerintah NTB,” ungkap H. Irzani.

Calon yang bernomor urut 30 ini mengungkapkan bahwa melalui jalur DPD RI ini, ia akan lebih mudah melakukan dan bisa memaksimalkan ikhtiarnya untuk membangun NTB agar lebih maju lagi.

“Tujuan kita sama, yaitu untuk memajukan NTB, untuk mewujudkan hal itu kita harus terus kompak, utuh bersatu, dan sabar dalam menjalankan ikhtiar kita,” tegas H. Irzani yang juga Sekertaris Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathon ini.

Rakorda tersebut dihadiri 250 orang, yang terbagi dari korcam hingga kordes. Yang dimana korcam dan kordes ini kedepannya bisa menjadi perpanjangan tangan dari pengurus ataupun struktur Jamaah Nahdlatul Wathan. (Iba)