Lalu Winengan Diminta Hargai NW

Lalu Winengan Diminta Hargai NW
Foto: Sekretaris Pimpinan Pemuda NW, Nurkholis, M.Hum

Mataram,- Tensi politik, khususnya pemilihan presiden dan wakil presiden 2019 mendatang sudah mulai meninggi, baik dari pusat hingga daerah. Saling klaim dan dukungan mulai ‘digoreng’ tim sukses untuk meraih simpati masyarakat.

Demikian pun yang terjadi di Propinsi Nusa Tenggara Barat, kendati secara organisasi Nahdlatul Wathan tidak berafiliasi kepada partai politik tertentu, tetapi sebagai warga negara memiliki hak untuk menentukan pilihannya dalam pesta demokrasi lima tahunan ini. Pada pilpres 2014 silam NW membawa gerbongnya untuk mendukung dan memenangkan Jokowi – JK.

“Jadi massa NW itu jauh sebelum banyak orang yang mendukung Jokowi di NTB ini, kita warga NW berupaya semaksimal untuk mendukung Jokowi, kata Sekretaris Pimpinan Pemuda NW, Nurkholis, M.Hum di Mataram, Rabu (17/10).

Lalu kemudian, lanjut Nurkholis sekarang tiba-tiba orang mau menelikung di tengah jalan dan terkesan mengadu domba NW. Ini kan sudah tidak benar.

“Kami minta pak Winengan menghormati Ketua Umum PBNW Hj St Raihanun Zainuddin AM yang sah sesuai perundang-undangan yang berlaku di negara kita. Apa yang disampaikan Winengan di salah satu media itu sangat tidak menghargai Ketua PBNW kami yang berkantor di Mataram bukan di Pancor. Tolong, mari kita saling menghargai,” pintanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah HIMMAH NW, NTB Syamsuriadi yang mengaku sangat kecewa dan menuntut Winengan minta maaf ke publik atas ucapannya bahwa PBNW di Pancor, di salah satu media.

“Winengan ini tidak paham organisasi NW, jadi jangan buat statemen yang bikin resah warga NW. Ini statemennya tendensius dan cendrung mau mengadu domba NW,” tegasnya.

Untuk itu, lanjut Syamsu, ia meminta Winengan saling menghargai, soal dukungan Pilpres, NW dari periode pertama mendukung Jokowi, dan sampai sekarang tetap mendukung Jokowi, apalagi sekarang bergandengan dengan ulama, maka lebih mantap lagi NW mendukung Jokowi – Kiyai Ma’ruf.

“Tapi tolonglah Pak Winengan menghargai organisasi NW yang memiliki pimpinan yang sah, jangan buat stateman yang bikin kita gaduh dan tidak bersimpati,” pungkasnya.

(IBA)