KNPI Kota Bima Dicarateker, Isnaini: Musda Awal Agustus

KNPI Kota Bima Dicarateker, Isnaini: Musda Awal Agustus
Foto : Fungsionaris DPD KNPI NTB Muhammad Isnaini AR

Mataram,- Rapat Harian DPD KNPI NTB telah memutuskan untuk mengcarateker DPD KNPI Kota Bima bertempat di Sekretariatnya di Jalan Pemuda Mataram. Hasil rapat harian tersebut memutuskan Viken Madrid sebagai Ketua carateker dan Muhammad IIsnaini sebagai wakil ketua carateker. Selain membahas DPD KNPI Kota Bima, rapat harian juga membahas tentang agenda-agenda organisasi yang dianggap penting.

Isnaini dihubungi media ini mengatakan keputusan mengcarateker DPD KNPI Kota Bima disebabkan oleh masa kepengurusan yang sudah selesai. Menurutnya, hal itu (rapat harian) berdasarkan AD/ART dan PO hasil kongres DPP KNPI di Papua.

“Iya benar, DPD KNPI Kota Bima telah dicarateker. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan masa kepengurusan DPD KNPI Kota Bima telah berakhir sekitar bulan Agustus” tegas Wakil Ketua DPD KNPI NTB ini.

Lebih lanjut, Isnaini mengatakan dengan keluarnya surat carateker tertanggal 18 Juli 2018, maka segala aktivitas organisasi diambil alih oleh Provinsi alias oleh Tim Carateker. Dengan demikian, maka konsekuensi dari itu, sementara kegiatan KNPI Kota Bima dibekukan sampai terlaksananya MUSDA dan terpilihnya ketua baru.

“Agenda utama tim carateker adalah persiapan pelaksanaan Musda yang rencananya akan dilaksanakan awal Agustus. Tempatnya bisa di Kota Bima atau bisa juga dibawa ke Provinsi. Kita lihat saja”, ujarnya santai.

Soal banyaknya muncul kandidat calon Ketua KNPI Kota Bima di Medsos, Isnaini mengapresiasi animo pemuda Kota Bima dalam pergantian kepemimpinan di DPD KNPI Kota Bima. Menurutnya, itu menandakan KNPI masih dianggap sebagai laboratorium politik Pemuda.

“Jika demikian, berarti KNPI masih dianggap sebagai organisasi pengkader pemimpin politik masa depan. Baguslah, dinamika pemuda di Kota Bima artinya hidup. Pemuda memang harus begitu, harus berani bertarung untuk jadi pemimpin”, lanjut Isnaini yang biasa memimpin sidang di setiap Musda dan Rakerda KNPI se-NTB.

Ditanya soal kemungkinan akan terjadinya chaos dalam Musda nanti sebagaimana pernah terjadi seperti saat Musda KNPI Kabupaten Bima, Isnaini menjawab santai dengan mengatakan bahwa itu dinamika forum yang harus dinikmati bersama dan harus disikapi dengan bijak dan dewasa.

“Soal chaos, itu hal biasa. Namanya juga pemuda” ujarnya santai.

(IBA)