Detik NTB

Berita Nusa Tenggara Barat

Politik

Ketua DPRD Dompu: Semua Pihak Harus Kerja Sama Perangi Narkoba

DOMPU – Ketua DPRD Dompu, Yuliadin mengatakan, untuk memerangi peredaran narkoba dibutuhkan kerjasama antara pemerintah dengan seluruh komponen masyarakat. Setiap individu dituntut untuk memproteksi diri dan lingkungannya sejak dini dari penyalahgunaan dan peredaran narkotika dan proaktif dalam mendukung aparat, dengan cara melaporkan tindakan mencurigakan terkait penyalahgunaan dan peredarain narkoba.

Dalam upaya melawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, Yuliadin lebih menekankan peran serta aktif dari orang tua. Karena pencegahan dini di lingkungan keluarga dirasakan jauh lebih efektif.

“Sebagai orang tua, kita harus lebih proaktif dalam memperhatikan perkembangan anak” Kata Yuliadin, saat ditemui di rumah dinasnya, Selasa 24 Oktober 2017.

Menurutnya, saat ini peredaran obat jenis tramadol mulai berkurang, karena harganya yang mahal, sekitar 100 ribu per biji. Namun demikian, hal itu tidak sepenuhnya menghentikan kegiatan mereka dalam mengosumsi narkoba maupun zat kimia berbahaya lainnya.

Berdasarkan hasil pantauannya, belakangan ini, mereka telah beralih pada pilihan-pilihan lain yang lebih praktis dan mudah didapatkan. Seperti menggunakan pembalut kewanitaan, dengan cara merebus kemudian meminum airnya. “Rupanya ada zat kimia yang bisa membuat teler” ungkap Yuliadin. Selain itu, lanjutnya, lem cair yang digunakan untuk tambal ban juga kerap digunakan untuk mabuk-mabukan.

Peredaran dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang di kalangan pelajar SMP dan SMA, dalam jangka panjang, berpotensi menggangu daya saing dan kemajuan bangsa. Untuk itu, Ketua DPRD Dompu yang akrab disapa Bucek ini, mengimbau seluruh elemen masyarakat agar melawan dan memerangi narkoba. Proteksi dini tersebut bisa dimulai dari lingkungan keluarga, karena merupakan langkah awal untuk membantu mereka tumbuh sehat dan aman dari penyalahgunaan narkoba. (46)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *