Jaring Paslon Kepala Daerah, Demokrat Dompu: Isi Tas Harus Tebal

Jaring Paslon Kepala Daerah, Demokrat Dompu: Isi Tas Harus Tebal
Foto: Ketua DPC Partai Demokrat Dompu, Ismul Rahmadi, S.Pdi

Dompu (DetikNTB.com),- DPC Partai Demokrat Kabupaten Dompu akan lebih selektif mengusung calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada Pilkada Dompu yang akan digelar serentak tahun 2020 mendatang.

Kekalahan dalam Pilkada periode sebelum akan dijadikan pengalaman untuk mengusung paslon. Kriteria paslon yang diusung harus sesuai kehendak rakyat.

‘’Intinya kami tidak mau mengulang kesalahan yang sama. Makanya, kami harus selektif memilih paslon dan memenangkan Pilkada,” ungkap Ketua DPC Partai Demokrat Dompu, Ismul Rahmadi, S.Pdi., Minggu (10/11) di Dompu.

Sebagai langkah awal dalam menjaring paslon Kepala Daerah, partai yang memiliki 3 kursi di DPRD Dompu ini, akan segera membuka pendaftaran. Katanya, Demokrat akan terbuka bagi semua kandidat yang ingin tampil dalam pesta demokrasi tersebut. Baik dari kalangan internal kader partai maupun eksternal.

‘’Sekitar minggu ketiga bulan ini pendaftaran akan kita buka untuk umum,” katanya.

Dalam menjaring paslon, Demokrat kata dia, tidak mengenal adanya mahar politik. Paslon yang diusung setidaknya memiliki kriteria sebagai syarat untuk meraih kemenangan. Yakni, elektabilitas, kapabilitas, integritas, paham tentang pemerintahan dan memiliki kemampuan finansial yang lebih dari cukup.

“Isi tas paslon harus tebal. Karena untuk memenangkan pertarungan, dibutuhkan logistik yang lebih dari cukup,” tuturnya.

Seluruh paslon yang mendaftar nantinya, lanjut Ismul, akan diproses sesuai mekanisme partai. Paslon yang akan diusung Demokrat yakni kandidat yang memiliki komitmen untuk membangun daerah.

‘’Siapa saja memiliki peluang yang sama untuk diusung. Baik dari kalangan politisi, birokrasi maupun pengusaha,” ungkapnya.

Untuk mengusung paslon, Demokrat tidak bisa sendiri harus berkoalisi dengan partai lain. Karena syarat pencalonan wajib memperoleh dukungan 6 kursi DPRD. Sementara Demokrat hanya memiliki 3 kursi. Terkait hal ini, Ismul membuka peluang bagi parpol manapun untuk bergabung.

‘’Kami tidak akan batasi parpol mana saja yang akan jadi mitra koalisi. Kami terbuka untuk semua parpol,” pungkasnya. (gbr)