Eksistensi politik poros milineal IDP-DAHLAN

Eksistensi politik poros milineal IDP-DAHLANReviewed by adminon.This Is Article AboutEksistensi politik poros milineal IDP-DAHLANOleh: Ikhlas Ardi Putra* Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak khususnya di wilayah kabupaten Bima, cukup memiliki pertarungan ketat antara tiga kandidat pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima yang telah usai pada Rabu, 09 Desember 2020 lalu. Dalam Pilkada tersebut, adanya potensi peran generasi milenial yang cakap media, tanggap, kreatif, dan advokatif terhadap masyarakat secara […]
Foto: Penulis bersama Bupati terpilih Hj. Indah Dhamayanti Putri

Oleh: Ikhlas Ardi Putra*

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak khususnya di wilayah kabupaten Bima, cukup memiliki pertarungan ketat antara tiga kandidat pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima yang telah usai pada Rabu, 09 Desember 2020 lalu. Dalam Pilkada tersebut, adanya potensi peran generasi milenial yang cakap media, tanggap, kreatif, dan advokatif terhadap masyarakat secara langsung di tataran pemuda maupun pemilih pemula.

William Henley, “Founder IndoSterling Capital”, mengatakan bahwa generasi milenial merupakan bonus demografi yang dimiliki Indonesia. Generasi tersebut lahir di era kecanggihan teknologi dan internet. Kehadiran generasi milenial ini tentunya tidak boleh disia-siakan oleh pemerintah begitupun non pemerintah.

Langkah-langkah strategis generasi milenial dalam mengisi pesta demokrasi dapat dilakukan dengan beragam cara. misalnya, mendorong gerakan antigolput atau kampanye hashtag yang positif demi pilkada berkualitas.

Siapakah generasi milenial itu? Apakah semua kita mengerti akan sebutan itu, yang dewasa ini menjadi topik yang cukup hangat di berbagai kalangan, mulai dari segi pendidikan, teknologi, politik, maupun moral dan budayanya.

Generasi milenial kadang disebut dengan generasi Y. sekelompok orang yang lahir setelah generasi X, yaitu orang yang lahir pada kisaran tahun 1980-2000an. Artinya generasi milenial adalah generasi muda yang berumur 17-37 pada tahun ini.

Dengan beberapa penjelasan diatas, kami menginisiasi dari beberapa persahabatan dengan dorongan eleman masyarakat, kami sepakat menghadirkan suatu kekuatan solidaritas kaum muda dengan nama ‘POROS MILENIAL’. milenial dianggap spesial karena memiliki perbedaan yang cukup tajam dengan generasi sebelumnya, apalagi dalam hal teknologi.

Posisi generasi milenial sangat diperhitungkan pada pilkada di berbagai daerah. Generasi melineal adalah bagian dari penentu kemajuan dan keberhasilan demokrasi, baik di tingkat daerah maupun nasional. Maka dari itu, tentunya kami memiliki pilihan politik dengan gagasan-gagasan yang kami bawa untuk pemenangan calon Bupati dan wakil Bupati Bima yang lebih baik kedepannya.

Pilihan politik ini, kami konsisten sampai calon Bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dengan Calon Wakil H. Dahlan M. Nor menduduki kembali jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bima 2 Periode. melalui ‘POROS MILENIAL DINDA-DAHLAN’, integritas yang terbangun demi kebaikan sosok pemimpin Kabupaten Bima serta daerah Kabupaten Bima lima tahun kedepan.

Saya Selaku Ketua (POROS MILLENIAL IDP-DAHLAN), menyampaikan banyak terimakasih kepada semua kalangan kaum milenial, Pemuda, masyarakat serta elemen-elemen masyarakat lainnya yang sudah peran aktif berikan support dalam bentuk Moral-moril sampai mengantarkan pada perolehan suara IDP-DAHLAN menjadi unggul dari PASLON lainnya.

Pesta demokrasi sudah selesai, dan berjalan dengan lancar dan damai. Mari sama-sama merangkul kembali persaudaraan demi terwujudnya sistem pemerintah Kabupaten Bima ke arah yang lebih baik dan berkemajuan.

*Penulis adalah ketua Poros Millenial IDP-Dahlan

Editor: Eko Saputra