Cerminan Marwah dan Gengsi Politik : AMAN vs Ali Sakti (Bagian 2)

Cerminan Marwah dan Gengsi Politik : AMAN vs Ali Sakti (Bagian 2)Reviewed by adminon.This Is Article AboutCerminan Marwah dan Gengsi Politik : AMAN vs Ali Sakti (Bagian 2)*Mataram Simbol Prestise politik AMAN* Mataram,- Ditambahkan oleh Athar, meskipun kota mataram pemilihnya relatif kecil dibanding tiga kabupaten tersebut. Tapi secara prestise , bagi AMAN dan Ali Sakti memiliki arti penting secara politik. ” Mataram adalah simbol benteng AMAN yang hrs dipertahankan loyalitas warganya untuk AMAN”, kata Athari. Sementara itu, lanjut Athar, dimata Paslon Lain […]
Foto : Direktur dan Sekretaris M16

*Mataram Simbol Prestise politik AMAN*

Mataram,- Ditambahkan oleh Athar, meskipun kota mataram pemilihnya relatif kecil dibanding tiga kabupaten tersebut. Tapi secara prestise , bagi AMAN dan Ali Sakti memiliki arti penting secara politik. ” Mataram adalah simbol benteng AMAN yang hrs dipertahankan loyalitas warganya untuk AMAN”, kata Athari.

Sementara itu, lanjut Athar, dimata Paslon Lain , khususnya Ali Sakti berharap warga kota mataram kelak bisa menjatuhkan pilihan politiknya ke Ali Sakti.” Inilah obsesi politik sesungguhnya dari Ali Sakti ingin menang juga di benteng pertahanan AMAN,” ujar Athari sambil mengatakan justru dikota mataram ini banner dan baliho Ali Sakti bertebaran disetiap sudut kota.

Bagi Didu, Mataram sebagai simbol politik AMAN akan dijadikan ajang perebutan pengaruh Paslon PilGub NTB lainnya karena secara politik, mataram identik dengan episentrum kekuasaan politik di NTB yang memiliki gengsi dan bobot politik tersendiri, tidak sekedar perolehan suara semata. “Kurang afdol secara prestise politik, jika kemenangan para Paslon PilGub NTB tidak linier dengan perolehan suaranya di kota mataram”, pungkasnya. (IBA)