Petani Kol Butuh Bantuan

Petani Kol Butuh Bantuan
Petani Kol di Dompu membutuhkan bantuan pupuk dan obat tanaman. (foto: pupukorganik.org)

DOMPU—Petani sayur kol di Desa Mbawi, Kecamatan Dompu masih membutuhkan bantuan pemerintah. Seperti, bantuan bibit dan obat-obatan.

Usaha petani selama ini belum maksimal. Karena kurangnya biaya untuk membeli sejumlah kebutuhan dimaksud. Selama ini para petani hanya mengandalkan biaya sendiri.

Sejumlah petani mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah terhadap aktifitas mereka. ‘’Seluruh biaya kami tanggung sendiri. Tidak ada bantuan pemerintah. Termasuk untuk melakukan pengeboran air,” ungkap, Aniruddin salah seorang petani, kemarin.

Dia sangat berharap adanya bantuan bibit dan obat-obatan dari dinas terkait. Kata dia, obat-obatan sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan hasil yang diperoleh.

‘’Diserang penyakit menjadi salah satu ancaman serius yang sering kami hadapi. Kalau ada bantuan obat-obatan, maka penanganan bisa dilakukan dengan cepat,” tuturnya.

Disamping itu, persoalan kelangkaan pupuk juga menjadi masalah yang kerap dihadapi petani. Mereka sangat berharap ketersedian pupuk saat petani membutuhkan menjadi hal yang urgen.

‘’Kalau pupuk terlambat. Tanaman kami tidak akan tumbuh subur. Makanya pupuk harus tersedia pada saat dibutuhkan,” kata Ibrahim salah seorang petani lainnya.

Dia mengaku, menanam sayur kol lebih untung dibandingkan tanaman lain. Dalam satu petak saja, para petani bisa menghasilkan uang hingga Rp 30 juta. ‘’Karena keuntungan sangat mengiurkan. Makanya kami tetap bertani komoditi ini,” ujarnya. (di)