Warga Dusun Batukantar Tempati Rumah Tahan Gempa

Warga Dusun Batukantar Tempati Rumah Tahan GempaReviewed by adminon.This Is Article AboutWarga Dusun Batukantar Tempati Rumah Tahan GempaLombok Barat (Detik NTB),- Ratusan warga terdampak gempa 7,0 di Desa Batu Kantar, Kecamatan Narmada, Lombok Barat telah menempati rumah tahan gempa (RTG). Hal itu terbukti saat peresmian RTG oleh tim dari PUPR. Hunian tersebut dapat dihuni masyarakat. “Dengan telah ditempatinya rumah yang bersumber dari dana pemerintah tersebut, masyarakat pun kini sudah tidak tinggal lagi […]
Foto: Rumah tahan gempa yang sudah siap dihuni oleh warga Narmada Lombok Barat

Lombok Barat (Detik NTB),- Ratusan warga terdampak gempa 7,0 di Desa Batu Kantar, Kecamatan Narmada, Lombok Barat telah menempati rumah tahan gempa (RTG).

Hal itu terbukti saat peresmian RTG oleh tim dari PUPR. Hunian tersebut dapat dihuni masyarakat.

“Dengan telah ditempatinya rumah yang bersumber dari dana pemerintah tersebut, masyarakat pun kini sudah tidak tinggal lagi di tenda pengungsian,” ujar tim Kementerian PUPR, Teguh M Abduh, belum lama ini.

Rumah instan sederhana tersebut diminati banyak korban gempa di desa tersebut. Teguh mengatakan, di desa itu sebanyak 114 rumah rumah berat dan 179 rusak ringan. Dari 114 rumah rusak berat, 59 unit telah ditempati masyarakat.

“Sementara 43 rumah dalam proses finishing serta 12 rumah dalam proses pembangunan,” ungkapnya.

Pembangunan rumah di wilayah tersebut dinilai paling cepat dibandingkan wilayah lain. Sebab, pembangunan rumah tidak terlepas dari semangat gotong royong masyarakat yang tinggi untuk segera memiliki rumah.

Abduh menjelaskan, meski pemerintah telah memberikan anggaran 50 juta untuk pembangunan rumah rusak berat, namun masyarakat masih harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk menyelesaikan pembangunan rumah mereka masing-masing

“Dengan telah selesai dibangunnya rumah  tahan gempa diharapkan ke depannya akan lebih banyak lagi rumah tahan gempa yang selesai dibangun di daerah lain di NTB, sehingga masyarakat pun tidak lagi tinggal di tenda tenda pengungsian,” harapnya. (Iba)