Tuntut Transparansi ADD, Pemuda Samili Segel Balai Desa

Tuntut Transparansi ADD, Pemuda Samili Segel Balai DesaReviewed by adminon.This Is Article AboutTuntut Transparansi ADD, Pemuda Samili Segel Balai DesaMataram (DetikNTB.com),- Sejumlah pemuda melakukan aksi demonstrasi di depan kantor desa Samili, meminta transparansi terkait pengelolaan anggaran Dana desa tahun 2017-2018 yang dinilai gagal dilaksanakan. Anggran dana desa Samili yang digelontorkan oleh pemerintah pusat miliaran rupiah tersebut telah bergulir beberapa tahun terakhir. “Namun dana milyaran itu tidak diimplementasikan dengan baik oleh pemerintah desa Samili mulai […]
Foto: Kantor desa Samili disegel sejumlah pemuda

Mataram (DetikNTB.com),- Sejumlah pemuda melakukan aksi demonstrasi di depan kantor desa Samili, meminta transparansi terkait pengelolaan anggaran Dana desa tahun 2017-2018 yang dinilai gagal dilaksanakan.

Anggran dana desa Samili yang digelontorkan oleh pemerintah pusat miliaran rupiah tersebut telah bergulir beberapa tahun terakhir.

“Namun dana milyaran itu tidak diimplementasikan dengan baik oleh pemerintah desa Samili mulai dari program fisik sampai pada program nonfisik,” kata Korlap aksi Muhammad Santula, Jumat (21/06) di Bima melalui siaran persnya.

Santula menuding, pemerintah desa Samili telah gagal melayani masyarakat desa seperti diamanahkan UU Desa no 6 tahun 2014, dimana substansi dari UU Desa tersebut bersiaf transparan, akuntabel dan partisipatif.

Anggaran desa yang mulai dikucurkan ke tiap desa di Indonesia sejak tahun 2015 tersebut belum berdampak baik terhadap pembangunan Desa Samili.

“Hampir lima tahun anggaran dana desa bergulir di desa Samili belum ada berdampak baik terhadap pembangunan SDM dan SDA,” terangnya.

Atas kekecewaan tersebut, kantor desa disegel sejumlah pemuda dengan cara memaku silang pintu utama kantor dengan papan disaksikan oleh aparat kepolisian dari Polsek Woha.

Sampai berita ini dipublish, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa soal pengunaan anggaran dana desa dan penyegelan kantor desa tersebut. (01)