Ternyata Kondisi Ekonomi Zohri Peraih Juara Dunia Sprinter Memilukkan

Ternyata Kondisi Ekonomi Zohri Peraih Juara Dunia Sprinter Memilukkan
Foto : Kondisi rumah peraih juara sprinter dunia di Finlandia Lalu Muhammad Zohri

Mataram,- Pemuda asal Dusun Karang Pangsor Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang Lombok Utara, Lalu Muhammad Zohri berhasil mempersembahkan emas untuk Indonesia dalam ajang lari 100 meter pada Kejuaraan Dunia Junior yang berlangsung di Finlandia, Rabu (11/07).

Kejuaraan lari U 20 tersebut dimenangkan Zohri dengan waktu 10,18 detik, mengungguli dua pelari asal Amerika Serikat Anthony Schwartz dan Eric Harrison yang ada di posisi kedua dan ketiga.

Namun di balik kesuksesannya mengantarkan Indonesia sebagai juara, ternyata kondisi kehidupan sehari-harinya sangat memprihatinkan. Pemuda kelahiran 1 Juli 2000 tersebut telah ditinggal kedua orang tuanya untuk selamanya.

Ibunda Zohri, Saeriah meninggal dunia saat Zohri masih duduk di bangku SD. Sementara sang ayah, meninggal dunia 2017 lalu, saat Zohri sedang berkompetisi dalam ajang bergengsi.

Hidup tanpa orang tua dan hanya tinggal bersama kakaknya, membuat Zohri harus sangat mandiri. Ia gigih berlatih menjadi seorang atlet untuk menghidupi dirinya dan sisa keluarganya.

Kondisi rumahnya pun sangat membuat hati teriris. Sekelas atlet yang membawa nama Indonesia di luar negeri, namun tinggal di sebuah gubuk reot peninggalan orang tuannya.

Tampak miris melihat rumah bedeknya yang diapiti dua rumah tetangga bertembok kokoh. Kondisi perekonomian sang atlet di bawah garis kemiskinan. Ini menjadi sebuah ironi ketika kegigihannya dalam mengharumkan nama bangsa, tidak dibalas dengan memenuhi kebutuhan ekonominya.

Kini, kita berharap masih ada sisa tangan-tangan tulus yang iklas membantu memperbaiki kondisi ekonomi sang atlet, yang telah mengibarkan merah-putih di negeri nan jauh sana.

(IBA)