Tanpa Dokumen Jelas, Seorang WNA Asal Rusia Ditolak Masuk Lombok

Tanpa Dokumen Jelas, Seorang WNA Asal Rusia Ditolak Masuk LombokReviewed by adminon.This Is Article AboutTanpa Dokumen Jelas, Seorang WNA Asal Rusia Ditolak Masuk LombokLombok Tengah,- Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia bernama Ruszimin Sergei ditolak masuk Lombok siang tadi lantaran tidak memiliki dokumen yang yang jelas. Modus yang bersangkutan ke Lombok yang memakai pesawat Silk Air dari Spore Rusia ini ingin memberikan pelatihan menangkap ikan di Lombok Timur atas undangan PT. Multi Integra Jakarta Timur dan pemerintah, […]
Foto: Pasport Ruszimin Sergei WNA Rusia yang ditolak imigrasi Mataram

Lombok Tengah,- Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia bernama Ruszimin Sergei ditolak masuk Lombok siang tadi lantaran tidak memiliki dokumen yang yang jelas.

Modus yang bersangkutan ke Lombok yang memakai pesawat Silk Air dari Spore Rusia ini ingin memberikan pelatihan menangkap ikan di Lombok Timur atas undangan PT. Multi Integra Jakarta Timur dan pemerintah, namun tidak dapat menunjukkan surat undangannya.

“Karena pihak yang mengundang (PT. MIJT) berfikir bisa masuk dengan bebas visa dan juga tidak dapat menunjukkan surat untuk mengundang WNA tersebut ataupun dokumen lainnya,” terang Kepala Imigrasi Kelas 1 TPI Mataram, Kurniadie, Minggu (17/02) sore.

Pengundang yakni PT. Multi Integra Jakarta Timur sempat mengatakan bahwa yang mengundang juga pemerintah namun tidak dapat menunjukkan surat undangannya.

“Tadinya sempat mau kita suruh pakai VOA namun dikarenakan tidak ada dokumen pendukung apapun, akhirnya kita tolak masuk,” tuturnya.

Ruszimin Sergei mendarat di Lombok siang tadi dan ditolak kembali oleh pihak imigrasi dan langsung diterbangkan ke Spore pada hari ini juga dengan pesawat yang sama.

“Tadi siang mendarat dengan Silk Air dan langsung dipulangkan dengan pesawat yang sama,” tambahnya.

Sebelumnya, ada dua Warga Negara Asing (WNA) yang sudah ditolak oleh Imigrasi karena dokumen ynag dibawa tidak lengkap yakni dari satu orang dari Malaysia dan Amerika swhingga berjumlah tiga orang yang ditolak. (Iba)