Soal LPJ APBD 2018, Berikut Penjelasan Gubernur di Hadapan DPRD NTB

Soal LPJ APBD 2018, Berikut Penjelasan Gubernur di Hadapan DPRD NTBReviewed by adminon.This Is Article AboutSoal LPJ APBD 2018, Berikut Penjelasan Gubernur di Hadapan DPRD NTBMataram (DetikNTB.com),- Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimasnyah memberikan penjelasan terhadap pertanggung jawaban Anggaran dan Pendapatan Daerah (APBD) tahun anggaran 2018 di hadapan di Paripurna kesatu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB, Selasa (18/06) siang. Doktor Zul di hadapan sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD NTB, H. Abdul Hadi didampingi pimpinan yakni TGH. Mahalli […]
Foto: Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah dan Drs. H. Humaidi saat membacakan Laporan Pertanggung Jawaban APBD 2018, Selasa (18/06) siang di DPRD NTB. (Photo by: Solihin/Ravita)

Mataram (DetikNTB.com),- Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimasnyah memberikan penjelasan terhadap pertanggung jawaban Anggaran dan Pendapatan Daerah (APBD) tahun anggaran 2018 di hadapan di Paripurna kesatu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB, Selasa (18/06) siang.

Doktor Zul di hadapan sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD NTB, H. Abdul Hadi didampingi pimpinan yakni TGH. Mahalli Fikri dan Lalu Wirajaya menerangkan bahwa realisasi anggaran pada sisi pendapatan tahun 2018 direncanakan sebesar Rp 5,36 triliun lebih, dengan realisasi sebesar Rp 5,94 triliun rupiah lebih atau 92,18%.

Sementara perubahan saldo anggaran lebih 2018 jelasnya, sebesar 95,13 milyar rupiah lebih mengalami penurunan sebesar 158,06 milyar rupiah lebih atau 62,43% dibandingkan dengan saldo anggaran lebih akhir tahun anggaran 2017 sebesar 253,19 milyar rupiah lebih.

Sedangkan aset yang dimiliki NTB tahun 2018 sebesar 12,51 triliun rupiah lebih, mengalami penurunan sebesar 675,55 milyar rupiah lebih atau 5,12% dari aset tahun 2017 sebesar 13,19 triliun rupiah lebih.

BERITA TERKAIT: Gubernur NTB Usul Enam Raperda di DPRD, Termasuk Pembubaran PT DMB

Sementara laporan arus kas 2018 menunjukkan saldo kas per 31 desember sebesar 95,46 milyar rupiah lebih mengalami penurunan sebesar 157,84 milyar rupiah lebih atau 62,31% dibandingkan saldo kas per 31 desember 2017 sebesar 253,30 milyar rupiah lebih.

Dan ekuitas akhir tahun 2018 sebesar 12,32 triliun rupiah lebih mengalami penurunan sebesar 727,55 miliyar rupiah lebih atau 5,58% dibandingkan dengan ekuitas akhir tahun 2017 sebesar 13,05 triliun rupiah lebih.

Dari uraian tersebut Gubernur berkesimpulan bahwa penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di NTB tahun 2018 telah mengalami kemajuan.

“Hal ini nampak dari realisasi capaian indikator kinerja pada masing-masing bidang pembangunan, program dan kegiatan secara umum telah memenuhi target,” cetusnya.

BACA JUGA: DPRD NTB Setujui 5 Raperda, Pansus Beri Sejumlah Catatan Penting Pemprov NTB

Namun demikian tambhanya, dirinya mengakui masih terdapat kekurangan dan kendala yang dihadapi, terutama pasca terjadinya bencana alam gempa bumi yang melanda daerah kita.

“Oleh karenanya, dukungan, masukan dan pemikiran-pemikiran yang konstruktif dari seluruh anggota dewan, elemen masyarakat, disertai kerjasama yang sinergis dan proporsional, serta saling memahami tugas dan fungsi masing-masing, insya allah program dan kegiatan yang belum optimal penanganannya di tahun 2018, dapat kiranya dilaksanakan secara optimal dalam tahun 2019 ini,” harapnya.

Merespon itu, juru bicara Banggar, Drs. H. Humaidi menyatakan, bahwa laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2018 ini dapat dijadikan sebagai bahan koreksi dan evaluasi bagi pihak eksekutif untuk melakukan perubahan, perbaikan dan penyempurnaan dalam menajemen pengelolaan keuangan daerah ke depan yang lebih baik.

“Demi tersajinya laporan yang transparan dan akuntabel untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat NTB,” katanya. (Iba)