Sekda NTB Terima Bantuan Dari Masyarakat & Pemerintah Jateng

Sekda NTB Terima Bantuan Dari Masyarakat & Pemerintah Jateng
Foto : Sekda NTB Ir Rosiady H Sayuti menerima bantuan korban Lombok dan Sumbawa dri masyarakat dan Pemerintah Jawah Tengah

Mataram,- Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ir. H. Rosiady Sayuti, Ph.D kembali menerima bantuan bagi para korban gempa bumi di Lombok. Kali ini, bantuan tersebut berasal dari jajaran pemerintah, badan dan lembaga di Provinsi Jawa Tengah.

Rombongan keluarga besar Jawa Tengah yang dipimpin Ketua MUI Jateng, Dr. K.H. Ahmad Daroji itu diterima Sekda NTB dan jajarannya, di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur NTB, Senin (3/9/2018). Bantuan itu merupakan salah satu bentuk kepedulian masyarakat dan pemerintah Jawa Tengah kepada masyarakat Lombok-Sumbawa.

Mewakili pemerintah dan keluarga besar Provinsi NTB, Sekda yang akrab disapa Pak Ros itu mengungkap rasa terima kasih dan penghargaan atas segala bentuk empati dan simpati keluarga besar Jawa Tengah, atas musibah gempa bumi yang melanda NTB.

“Di tengah rasa duka yang mendalam setelah lebih dari 30 hari sejak gempa pertama kali, kami sampaikan terima kasih atas kunjungan dan buah tangan dari pemerintah serta masyarakat Jateng bagi warga kami,”ucap Sekda.

Ia menjelaskan, saat ini kondisi masyarakat di Lombok, masih banyak yang tinggal di lokasi pengungsian, baik itu yang terdampak langsung maupun tidak terdampak langsung. NTB, kata Sekda, saat ini tengah berada dalam masa transisi darurat menuju pemulihan yang kegiatan utamanya sebulan pertama adalah membersihkan puing puing rumah yang roboh. Ia sangat Optimis, dengan bantuan seluruh pihak 1-2 bulan kedepan, puing- puing ini sudah dapat dibersihkan sehingga dapat dibangun rumah huni yang baru bagi masyarakat.

Saat itu, Ketua MUI Jateng menyampaikan, ia dan rombongan secara khusus berkunjung ke Lombok, disampaing untuk menyampaikan secara langsung bantuan bagi saudara-saudara yang terdampak gempa bumi. Juga, untuk melihat lebih dekat kondisi daerah terdampak di Pulau Lombok. Dalam rombongan, turut serta 12 orang tim kesehatan, terdiri dokter dan perawat, yang akan ditugaskan di Lombok.

(IBA)