Rektor UMMAT Bantah Ancam Bunuh Mahasiswanya

Rektor UMMAT Bantah Ancam Bunuh Mahasiswanya
Foto: Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Drs. H. Arsyad Gani

Mataram (DetikNTB.com),- Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Drs. H. Arsyad Gani, membantah dirinya melakukan dugaan ancaman pembunuhan kepada sejumlah mahasiswanya yang melakukan aksi demonstrasi di kampus.

Menurut klarifikasinya yang diterima Detik NTB, Selasa (16/07) sore melalui pesan singkat, bahwa dugaan ancaman pembunuhan tersebut bukan merupakan membunuh secara fisik namun katanya membunuh karirnya karena melakukan demonstrasi secara anarkis di Kampus.

“Ancaman untuk sanksi kepada mereka (mahasiswa) yang demo anarkis, itulah makna membunuh karir mereka untuk kuliah di UMMAT akan berakhir kalau mereka mengulangi lagi.  Terima kasih,” bantahnya.

BACA BERITA TERKAIT: Rektor UMMAT Diduga Ancam Bunuh Mahasiswa

Arsyad Gani menegaskan, bahwa dirinya tidak ada sama sekali berniat untuk menghilangkan nyawa manusia, apalagi ancaman pembunuhan seperti itu.

“Iya dong masa kita mau hilangkan nyawa manusia ananda, karena saat itu saya undang rapat pimpinan untuk memberi sanksi kepada mereka, tapi para peserta minta ditunda saksinya untuk dibina dulu, kalau mereka mengulangi lagi langsung diberi sanksi hukuman berat. Terima kasih,” bantah pengendali kampus ini.

Untuk diketahui, puluhan mahasiswa UMMAT kemarin, Senin (15/07) siang melakukan aksi demonstrasi depan Fakultas kesehatan dengan membakar ban bekas karena menurut mereka pihak kampus menaikkan biaya kuliah (SPP) di luar jangkauan mahasiswa yang notabene sebagai anak petani.

Sehingga mereka meminta pihak kampus untuk memberikan klarifikasi terhadap sejumlah tuntutannya, namun tidak direspon. (Iba)