10 Tahun Pacaran, Redaktur Eksekutif DetikNTB Lepas Masa Lajang, Ini Kisahnya…

10 Tahun Pacaran, Redaktur Eksekutif DetikNTB Lepas Masa Lajang, Ini Kisahnya…Reviewed by adminon.This Is Article About10 Tahun Pacaran, Redaktur Eksekutif DetikNTB Lepas Masa Lajang, Ini Kisahnya…BIMA – Minggu (05/11/2017) siang pukul 14.30 menjadi hari yang paling bahagia bagi pasangan Ibrahim Bram Lido. Bagaimana tidak, pria yang akrab dipanggil Bram Lido ini secara resmi sah menjadi suami perempuan kelahiran Doro O’o Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima NTB. Dia adalah Fatimah Azzahrah. Yah, namanya Fatimah Azzahrah. Perempuan yang akrab dipanggil Imah itu sah […]

BIMA – Minggu (05/11/2017) siang pukul 14.30 menjadi hari yang paling bahagia bagi pasangan Ibrahim Bram Lido. Bagaimana tidak, pria yang akrab dipanggil Bram Lido ini secara resmi sah menjadi suami perempuan kelahiran Doro O’o Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima NTB. Dia adalah Fatimah Azzahrah. Yah, namanya Fatimah Azzahrah. Perempuan yang akrab dipanggil Imah itu sah menjadi Istri Pimpinan Redaktur media online yang baru saja diluncurkan dua minggu yang lalu.

Kepada detikNTBcom, Bram Lido menceritakan hubungannya panjang lebar dengan kekasih halalnya selama 10 tahun sejak di bangku sekolah tahun 2007. Saat itu, katanya, Ia tengah memasuki kelas XII semester I tahun ajaran 2007/2008 sedangkan istrinya kelas XI semester I. Tempat Ia tinggal kala itu di Tolobali kelurahan Lewi Sape Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima di sebuah kos yang sederhana milik Ma Sei (sapaan akrab Ibu kos).

Bagi anak-anak sekolah yang berasal dari kabupaten Bima hidup kos di kota Bima itu hal yang biasa dan sudah menjadi kebiasaan bagi kakak-kakak kelasnya. Ini juga yang dialami oleh kekasihnya hidup kos yang serba kekurangan.

“Dulu dia ngekos di Tolobali, saya pun tetanggaan sama Dia (istrinya), jadi di situlah saya mengenal dia, dulu saya belum mengenal lebih jauh tentangnya, hanya saja saya beranikan diri kenalan dan tanpa basa basi langsung sampaikan salam cinta ke dia saat itu pula Ia menerima salam cinta saya, Kala itu, sekitar pukul 21.00 wita pada bulan April 2007”, ungkapnya rinci di hadapan media ini.

Ia mengungkapkan bahwa kekasinya saat itu sekolah di SMA Muhammadiyah Tolobali Kota Bima sedangkan Ia di MAN 1 Kota Bima. “Dia dulu alumni SMA Muhammadiyah Tolobali lulusan 2009, saya di MAN 1 Kota Bima lulusan 2008”, jelasnya.

Saat ditanya, berapa kali putus dengannya, ia menyampaikan tidak bisa dihitung lagi bahkan pernah tidak berkomunikasi selama dua tahun, kala itu sama-sama merantau. “Dia merantau di Kalimantan saya lanjut sekolah di Jakarta, kalau soal putus sering banget ga bisa dihitung lagi, saking banyaknya bahkan pernah ga komunikasi dua tahun”, bebernya.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa keputusan untuk menikah dengan kekasihnya itu karena sudah sama-sama ingin menikah tak ingin lagi berpisah bahkan sudah direstui oleh orang tua kedua belah pihak sejak lama, juga agar mendapat rahmat dan ridho Allah, “ini semata-mata hanya karena Allah mempertemukan kami dan menjadikan kami sebagai suami istri yang sah dan halal juga restu kedua orang tua kami”, ungkapnya.

Akhirnya pada minggu (5/11/2017) sore mereka menjadi raja dan ratu sehari. Bahkan sebagian besar kru detikNTBcom pun hadir menyaksikan kebahagiaan mereka berdua termasuk yang hadir Direktur Eksekutif Visi Indonesia Rusdiansyah, SH., MH serta Direktur Visi Indonesia Wilayah NTB Muhammad Isnaini AR, pantauan detikNTBcon ribuan orang memadati undangan pernikahan mereka berdua tampak kebahagiaan yang terpancar pada wajah mereka yang berbahagia.

Sementara istrinya Fatimah Azzahrah, saat ditemui usai resepsi menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas jodoh yang diberikan kepadanya juga kepada seluruh tamu undangan yang hadir ia menyampaikan banyak terima kasih atas doa tulus yang disampaikan kepadanya, “kami berdua bersyukur kepada Allah SWT serta berterima kasih kepada seluruh tamu undangan atas waktu luangnya untuk hadir memberi doa restu pada kami berdua dan keluarga”, ungkapnya sambil senyum kepada awak media ini.

Perempuan kelahiran tahun 1990 ini berharap kepada teman-teman seangkatannya untuk secepatnya menikah sebab pintu rezki itu akan terbuka lebar manakala kita memberanikan diri untuk menikah, “Supaya pintu rezeki itu terbuka yah teman-teman saya harus cepat-cepat menikah”, harapnya.

Akhirnya Pimpinan Media Online detikNTB beserta seluruh kru yang bertugas mengucapkan selamat menempuh hidup baru semoga terbina keluarga yang Sakinah, Mawaddah dan Warohmah, Amin Ya Rabbal Alamin. (51)