Puluhan Ribu Santri dan Nahdilyin Ikuti Pawai Ta’aruf Munas dan Konbes NU

Puluhan Ribu Santri dan Nahdilyin Ikuti Pawai Ta’aruf Munas dan Konbes NUReviewed by adminon.This Is Article AboutPuluhan Ribu Santri dan Nahdilyin Ikuti Pawai Ta’aruf Munas dan Konbes NUMATARAM – Agenda MUNAS dan KONBES NU di NTB yang akan di Mulai besok Kamis-Minggu (23-26/11) di dahului dengan beberapa rangkaian kegiatan. Setelah Pagi Lapeksdam NU melaksanakan Bedah Buku Maha Karya Tuan Guru Saleh Hambali di halaman Universitas NU, siang ini sedang berlangsung kegiataan pawai ta’aruf Munas dan Konbes NU di hadiri ratusan ribu santri […]

MATARAM – Agenda MUNAS dan KONBES NU di NTB yang akan di Mulai besok Kamis-Minggu (23-26/11) di dahului dengan beberapa rangkaian kegiatan. Setelah Pagi Lapeksdam NU melaksanakan Bedah Buku Maha Karya Tuan Guru Saleh Hambali di halaman Universitas NU, siang ini sedang berlangsung kegiataan pawai ta’aruf Munas dan Konbes NU di hadiri ratusan ribu santri dan kaum nahdilyin di depan Islamic Center mataram.

Dalam laporannya, Lalu Winengan sebagai ketua Panitia Lokal, mengucapkan terima kepada Ketum dan Pengurus Besar NU karena telah menunjuk NTB sebagai tuan rumah pelaksanaan Munas dan Konbes N. “Dan terima kasih pula kepada pemerintah kota mataran yang hari inipun di depan kita Walikota Mataram Tuan Guru Ahyar Abduh. Serta terima kasih pula kepada Hamba ALLAH (Umat Islam) dan Hamba TUHAN (bukan umat islam) yang telah membantu terlaksananya kegiatan Munas dan Konbes NU.

Selanjutnya setelah laporan panitia lokal acara di lanjutkan dengan sambutan dari Ketum PB NU KH. Kiay Aqil Siradj. Dalam sambutan Kiay Aqil mengatakan bahwa NTB juga 20 tmTahun pernah menjadi tuan Rumah Munas dan Konbes NU tepatnya bertempat di Ponpes Qomarulhuda Bagu Lombok Tengah. “Ada beberapa keputusan waktu itu, 20 Tahun lalu, antara lain yaitu tentang di bolehkannya kepemimpinan seorang perempuan dan Hak Asasi Manusia dalam preseptif Ahlu Sunnah waljamaah” ujar Ketum yang bergelar Professor ini.

“Dalam Munas dan Konbes kali ini, tema-tema yang akan di angkat dan di bahas serta untuk di persembahan bagi bangsa Indonesia, antara lain tentang KUHP yang di Belanda sudah tidak lagi di pakai tapi di Indonesia masih di pakai, ini memalukan. Lalu kemudian tentang UU disabilitas, agar negara dapat dan harus melindungi hak-hak kaum disabilitas” lanjutnya.

Mengakhiri sambutannya, Ketum PBNU mengatakan Insya ALLAH di bawah semangat Islam Nusantra, di bawah bimbingan para Ulama, Munas dan Konbes kita persembahkan untuk Bangsa Indonesia.

“Kita selamat PANCASILA, NKRI, BHINEKA TUNGGAL IKA dan UUD 1945. Indonesia yang Bermoral, Berakhlak yang tidak main hakim sendiri dalam segala hal” tutupnya.

Acara ta’aruf ini di Muka Oleh Menpora Imam Nahrawi dan di hadiri Oleh beberapa Tokoh NU antara lain Tuan Guru Bagu, Sekjend PBNU, Tuan Guru Ahyar Abduh, Kemenag NTB,Tuan Guru Taqiudin (Ketua PWNU NTB).

Selain di hadiri para Tokoh NU, Pawai Ta’aruf juga di akan mencatat Rekor di Museum Rekor Indonesia dengan pengibaran Bendera raksasa se-dunia yang tempat pelaksanaan di Lapangan Sangkareang sebagai tempat finis pawai ta’aruf. (ar)