Pernyataan Kapolres Lombok Timur tentang Banjir (2)

Pernyataan Kapolres Lombok Timur tentang Banjir (2)

LOMBOK TIMUR – Pernyataan Lengkap Kapolres Lombok Timur tentang Banjir yang melanda sejumlah desa di daerah itu. Rilis diterima redaksi DetikNTB.com pada tanggal 19 Oktober 2017. (Baca: Pernyataan Kapolres Lombok Timur tentang Banjir (1)

B. Wilayah kecamatan jerowaru jumlah Desa yang terdampak banjir dari luapan air kali penendem akibat arus air yg datang dari kec. Keruak yaitu Desa setungkep lingsar, dan Desa Batu putik sbb:

1. Desa sepapan yaitu:

• Dusun tenten pejeruk
~ Korban jiwa sementara nihil, kerugian materi berupa rumah dan isinya berjumlah 10 rumah

• Dusun orong bukal
kerugian jiwa sementara nihil, kerugian materi berupa rumah dan isinya berjumlah 15 rumah

• senange dusun sepapan
kerugian jiwa sementara nihil, kerugian materi berupa rumah dan isinya berikut hewan peliharaan berjumlah 25 rumah

2. Desa Jerowaru yaitu:

• Dusun montong wasi
kerugian jiwa sementara nihil, kerugian materi berupa rumah dan isinya berjumlah 10 rumah

• Dusun ratu
korban jiwa sementara nihil, korban materi berupa rumah dan isinya berjumlah 20 rumah

• Tanak nentung dusun pelambik
korban jiwa sementara nihil, korban materi berupa rumah dan isinya berjumlah 5 rumah terdampak

C. Tempat terdampak paling parah adalah di dusun tenten pejeruk, dusun orong bukan dan senange dusun sepapan sementara kondisi jembatan dan jalan disenange belum bisa dilewati katena masih dilalui luapan air dan dihalangi tumpukan batang bambu berikut akar-akar nya, aspal jalan terkelupas dan sisi jalan ambrol.

Masyarakat sebagian besar telah di evakuasi dan 1 orang sempat dibawa ke Puskesmas jerowaru an DIKA, 8 th karena kedinginan dan keluarga tersebut berhasil selamat karena naik ke pohon dan atap rumahnya pada saat luapan air menghantam rumahnya.

Akses jalan dari praya menuju lombok timura dari sepapan ke jerowaru masih belum bisa dilalui kendaraan karena jembatan senange masih dibanjiri air dan dihalangi oleh batang bambu berikut akarnya dan aspal jalannya rusak.

D. Upaya-upaya yang telah dilakukan:

1. Team gabungan dari polres lotim, sat. Brimob sub den B, personil TNI kodim 1615, sat.pol pp, PMI, Kementrian Sosial dan BNPBD kab. Lotim membantu melakukan evakuasi terhadap masyarakat maupun barang-barang milik warga ketempat yg lebih aman.

2. Mengantarkan korban ke puskesmas keruak dan jerowaru.

3. Mengecek langsung ke lokasi kejadian oleh bupati, wakil bupati dan kapolres lotim serta Dandim 1615 Lotim

4. Melakukan koordinasi dengan aparat pemerintah setempat, tokoh masyarakat untuk melakukan pendataan secara riil terhadap kerugian material maupun korban jiwa.

5. Mengecek Perkembangan Bendungan Pandanderu, situasi Bendungan masih Normal tdk ada yg Jebol

6. Mendirikan Tenda Peleton (Brimob dan Sabhara Polres) utk menampung warga yg dievakuasi dan utk Dapur Umum

E. Rencana Tindak lanjut

1) Hari Minggu tgl 19 Nov 2017 pukul 09.00 wita akan diadakan Rapat Koordinasi MUSPIDA bertempat di Pendopo II

2) Mendata dan mengecek ulang secara pasti terhadap Kerugian Jiwa dan Materi

F. Situasi secara umum pada dua lokasi bencana banjir listrik padam dan jalan belum bisa dilalui sehingga menyulitkan untuk melakukan pendataan secara maksimal.

G. Demikian Laporan awal Kami, perkembangan situasi tentang Bencana Banjir akan Kami Laporkan berikutnya

TTD
Kapolres Lombok Timur
AKBP M. Eka Fathurrahman, SH