Pernyataan Kapolres Lombok Timur tentang Banjir (1)

Pernyataan Kapolres Lombok Timur tentang Banjir (1)

LOMBOK TIMUR – Pernyataan Lengkap Kapolres Lombok Timur tentang Banjir yang melanda sejumlah desa di daerah itu. Rilis diterima redaksi DetikNTB.com pada tanggal 19 Oktober 2017. Berikut pernyataan selengkapnya:

*Telah terjadi Bencana Alam berupa Banjir*

A. Hari Sabtu tanggal 18 Nopember 2017 sekitar pukul 18.00 wita telah terjadi bencana banjir diwilayah kab. Lotim dengan rincian sbb:

*Penyebab Banjir*
1). Intensitas Curah Hujan 3 hari terakhir yg mengakibatkan Bendungan Pandandure di Suwangi Kec Sakra kab Lotim Over Kapasitas (Issu adanya Bendungan Jebol Tidak Benar)
2). meluapnya 5 anak sungai yang mengisi Bendungan Pandandure
3). Air Laut pasang

Banjir yang terjadi kali ini merupakan Banjir Pertama yang terjadi di Wilayah Kab Lotim Bagian Selatan

Adapun Data sementara, bahwa Banjir terjadi di 2 kecamatan yaitu
1) Kec. Keruak dan
2) Kec. Jerowaru

Akibat dari Banjir sbb;
• Adapun jumlah Desa yang ada di wilayah Kec. Keruak yang terkena Banjir an:

1). Di Wilayah Desa Sepit:
~ Kerugian materiil Lokasi Jembatan Desa Sepit Sebelah Kanan jalan berupa 6 unit rumah sbb:
1. Saipul Adnan, alamat Dusun Kondok Desa Sepit Kec. Keruak (rusak parah)
2. Abdaidi, alamat Dusun Kondok Desa Sepit Kec. Keruak (rusak ringan)
3. Masodin alamat Dusun Lokon Desa Sepit Kec. Keruak (rusak parah)
4. Abdul Manap, Dusun Lokon Desa Sepit Kec. Keruak (rusak parah)
5. Wais Zulkarni Dusun Lokon Desa Sepit Kec. Keruak.
6. H. Nazrin Dusun Lokon Desa Sepit Kec. Keruak (rusak parah)

~ Lokasi sebelah kiri Jembatan Desa Sepit sebanyak 2 unit rumah sbb:
1. H. Sudirman (Kadus Kondok) alamat Dusun Kondok Desa Sepit Kec. Keruak (rusak ringan)
2. H. Zaenal Arifin, Dusun Kondok Desa Sepit Kec. Keruak (rusak ringan) serta *korban jiwa 1 orang an. Wasila Cantika Lilian, 18 tahun, pelajar, alamat Dusun Lokon Desa Sepit Kec. Keruak Kab. Lotim dengan nama ortu an. Wais Alkani* diakibatkan karena tertimpa reruntuhan tembok rumah yg mengenai tubuh Korban

2). Wilayah Desa Batu Putik:
~ Kerugian Materiil yaitu berupa
20 unit rumah yang mengalami rusak ringan yang ada di 4 kekadusan (Kekadusan Tundak Daye, Tundak Tengak, Batusun dan Esoh) serta untuk korban jiwa (NIHIL)

3. Wilayah Desa Setungkap Lingsar:
~ Kerugian materil berupa 5 unit rumah menglami kerusakan yang ada di wilayah Dusun Tangar sementara korban jiwa (NIHIL).

4. Wilayah Desa Selebung Ketangga:

~ Kerugian materil berupa 35 unit rumah mengalami kerusakan dikarena terendam air serta 1 unit Masjid yang berada diwilayah Dusun Bintang Oros, sementara warga masih dievakuasi dirumah warga yang berlantai dua, sementara beberapa warga sudah berada di PKM Keruak untuk perawatan. Dan korban jiwa (NIHIL)

5. Wilayah Desa Ketangga Jeraing:
~ Korban jiwa sementara (NIHIL) Kerugian Materil berupa kerusakan rumah

6. Wilyh Desa Ketapang Raya:

a. Korban jiwa sementara NIHIL
b. Kerugian Materil berupa kurang lebih 200 unit rumah terendam air yang berada di wilayah Dusun Lungkak dan Dusun Pelebe, dan warga yang rumahnya terendam air telah dievakuasi ke Gedung Serba Guna Kantor Camat Keruak.

Saat ini akses jalan dari Desa sepit menuju lekor kab. Loteng ditutup sementara akibat air yang masih menggenangi jalan raya sedangkan jalan dari Desa Sepit ke Desa Batu Putik juga di tutup akibat jembatan yang terkikis

• Untuk sementara wilayah Desa Batu Putik, Desa setungkep lingsar, Desa Selebung, dan Desa ketangga Jeraing kerugian materiil belum dapat terdata secara pasti di karenakan kondisi cuaca dan listrik padam.

Lihat lanjutan rilis tersebut di artikel Pernyataan Kapolres Lombok Timur tentang Banjir (2).