Pengusaha di Lawata Minta Sewa Tempat Diringkankan, Dispora NTB Beri Kelonggaran

Pengusaha di Lawata Minta Sewa Tempat Diringkankan, Dispora NTB Beri KelonggaranReviewed by adminon.This Is Article AboutPengusaha di Lawata Minta Sewa Tempat Diringkankan, Dispora NTB Beri KelonggaranMataram (Detikntbcom),- Nyaris semua usaha dan perdagangan di tengah suasana pandemi Covid-19 ini ambles. Tidak ketinggalan usaha yang dimiliki puluhan orang ada di lawata di jalan Pemuda Kota Mataram. Salah satu pengusaha rental print out dan foto copy ini yang tidak mau disebutkan namanya mengungkap usahanya sangat sulit. Pihaknya meminta kepada dinas terkait yang mengelola […]
Seorang warga tengah berjalan di depan usaha pakaian di lawata yang ditutup akibat pandemi Covid-19

Mataram (Detikntbcom),- Nyaris semua usaha dan perdagangan di tengah suasana pandemi Covid-19 ini ambles. Tidak ketinggalan usaha yang dimiliki puluhan orang ada di lawata di jalan Pemuda Kota Mataram.

Salah satu pengusaha rental print out dan foto copy ini yang tidak mau disebutkan namanya mengungkap usahanya sangat sulit. Pihaknya meminta kepada dinas terkait yang mengelola PKL tersebut untuk meringankan biaya sewa ruko tersebut.

“Saya hanya minta diringankan di tengah Hantakan Corona ini,” punyanya saat diwawancara media ini, Rabu (8/7) kemarin.

Pihaknya beralasan bahwa Pandemi Covid-19 begitu berimbas terhadap pendapatan ekonomi keluarga. Karena semenjak aktivitas perkuliahan libur di masa Pandemi, pendapatan lapak jasa fotokopi miliknya merosot.

“Kalau saya minta sih keringanan dari Dispora aja karena tiap hari kan sepi, biasanya sehari dapat 100 ribu bisa turun 90 persen, bahkan pernah tutup sebulan selama Covid,” ujarnya.

Pedagang lain juga mengeluhkan ha yang sama, Z mengaku pasrah dengan situasi dan kondisi ekonomi di masa Pandemi Covid-19 ini.

Z hanya berharap agar Dispora Provinsi NTB sebagai pengelola lahan Pemprov. NTB mau menghapus biaya sewa selama satu tahun.

“Boleh sih gratis soalnya kan sekarang (pendapatan-red) turun ndak seperti biasanya kan karena musim Corona ini, biasanya ada satu juta sekarang mana ini cukup cukup beli beras aja,” ujar Z.

Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Husnanidiaty Nurdin saat ditemui di kantornya

Sementara itu Kepala Dispora NTB, Husnanidiaty Nurdin bersikukuh para PKL harus tetap membayar sewa lahan meski Pandemi Covid-19.

Ia beralasan sudah memegang SK Gubernur NTB Nomer 032-481 tahun 2020 tentang penyewaan tanah milik Pemprov tersebut.

“Ya kan ndak bisa kita meringankan tanpa ada persetujuan, tetap (bayar sewa lahan-red), karena SK nya itu sampai 2020,” ujarnya.

Namun demikian Ia mengaku sudah mengirim surat ke para PKL Lawata yang berisi permintaan agar pembayaran sewa lahan sebesar 2 juta pertahun itu dibayar dengan cara di cicil hingga akhir Desember 2020.

“Kami sudah berkirim surat ke mereka (PKL Lawata-red) minta membayar dengan cara mencicil aja ndak kontan, pokoknya sampai Desember 2020 lunas,” tegasnya. (Iba)