Pendukung Perubahan Bandara Harap DPRD NTB Keluarkan Rekomendasi

Pendukung Perubahan Bandara Harap DPRD NTB Keluarkan RekomendasiReviewed by adminon.This Is Article AboutPendukung Perubahan Bandara Harap DPRD NTB Keluarkan RekomendasiMataram (DetikNTB.Com),- Puluhan orang yang menamakan diri dari Aliansi Pembela Pahlawan dan Negara (APPN) mendesak DPRD mengeluarkan rekomnedasi dukungan terhadap perubahan nama bandara dari nama Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi nama nama pahlawan nasional yakni bandara Internasional Zainudin Abdul Majid (ZAM). Permintaan dukungan tersebut kata Koordiantor Umum aliansi tersebut yakni, Budi Satryadi, saat hearing bersama […]
Foto: Puluhan massa aksi mendatangi DPRD NTB meminta DPRD untuk mengeluarkan rekomendasi atas utusan Menhub RI

Mataram (DetikNTB.Com),- Puluhan orang yang menamakan diri dari Aliansi Pembela Pahlawan dan Negara (APPN) mendesak DPRD mengeluarkan rekomnedasi dukungan terhadap perubahan nama bandara dari nama Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi nama nama pahlawan nasional yakni bandara Internasional Zainudin Abdul Majid (ZAM).

Permintaan dukungan tersebut kata Koordiantor Umum aliansi tersebut yakni, Budi Satryadi, saat hearing bersama Kabag Umum dan Humas DPRD NTB Drs. Hafid, MM disampngi Kasubag Humas Protokol dan Perjalanan, Lalu Juan Hillary di ruang Pleno DPRD NTB, Rabu (22/1) siang di Mataram.

“Kami mendesak pimpinan DPRD NTB untuk segera mengeluarkan rekomendasi dukungan terhadap perubahan nama bandara, Jangan karena ada tekanan dari oknum tertentu pihak pimpinan tidak berani mengeluarkan rekomendasi itu. Karena jika kita menolak maka akan melawan presiden dan negara,” tegas mantan ketua BEM IKIP Mataram saat hearing.

Hal yang sama juga disampikan mantan Sekda NTB, Rosiadi Sayuti usai hearing, dirinya berharap seluruh anggota DPRD NTB yang ada memberikan rekomendasi terhadap perubahan nam bandara tersebut.

“Kami berharap 65 anggota dewan akan memberikan dukungannya terhadap eksekusi (perubahan nama bandara) itu,” harap Dosen Unram ini.

Perwakilan APPN lainnya yakni H. Irzani menuding pimpinan dewan Hj. Baiq Isvie Rupaedah tidak menghargai Surat Keputusan (SK) Kementrian Perhubungan atas perubahan nama bandara tersebut.

”Kami minta dewan serius atas perubahan nama BIL menjadi ZAM,” katanya.

Pria yang juga Sekretaris NW Pancor NTB ini menjelaskan, rekomendasi perubahan nama bandara turun dari tahun 2018. Tetapi hingga 2020 belum juga diubah. Padahal gubernur telah menindaklanjuti SK Menhub dengan menyurati dewan agar segera di Paripurnakan.

“Sekarang sudah masuk 2020. Pimpinan DPRD Hj. Baiq Isvie Rupaedah tidak menindaklanjuti surat gubernur. Tetapi dewan mutar-mutar saja. Dari informasi yang kita serap diminta untuk rapat lagi sama Menhub. Ngapain diminta lagi, SK-nya sudah ada,” tegasnya.

Irzani meminta agar dewan bersikap fair, tidak politis, tidak juga mengganggap yang diperjuangkan ini politis. ”Silahkan ini direspon dengan baik, jika sebaliknya tidak direspon kekhawatirnya akan ada reaksi yang lebih besar dari yang dilakukannya sekarang,” ujarnya.

Sayangnya, hearing puluhan massa tersebut berakhir dengan kekecewaan. Tidak ada satu orang pun dari 65 anggota dewan yang ada.

Massa pun akan kembali duduki kantor DPRD NTB Jumat depan bertepatan dengan rapat paripurna DPRD NTB jika beberapa hari ke depan tidak ada titik temu. (Iba)