Operasi Jaran, Polres Lobar Gelandang 24 Tersangka

Operasi Jaran, Polres Lobar Gelandang 24 Tersangka
Foto: Jajaran Kepolisian Resort Lombok Barat ungkap Puluhan Kasus 3 C

Lombok Barat,- Laksanakan Operasi Jaran, Kepolisian Resort Lombok Barat (Lobar) yang menyasar tiga target yakni kasus Curat, Curas dan Curanmor. Selama dalam operasi, polisi berhasil ungkap sebanyak 20 kasus. Pun keberhasilan ini, polisi menyeret 24 orang tersangka.

Wakapolres Kompol Fauzan Wadi mengungkapkan, selama dua pekan melakukan operasi Jaran, pihaknya menargetkan tiga Target Operasi (TO). Selama beroperasi, khajatan yang dimaksud sesuai dengan ketentuan dan polisi berhasil mengamankan tiga TO.

“Alhamdulillah, sesuai target, tiga orang TO berhasil diringkus,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Fauzan, pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 17 kasus tiga C yang terdiri dari Curat, Curas dan Curanmor. Dari kasus ini, 24 orang tersangka kini digelandang di Mapolres Lobar.

“Tiga C ini sebanyak 17 kasus. Rata rata diantaranya non TO semua,” terangnya.

Khusus kejahatan dari 20 kasus yang diungkap, pihaknya menghimpun sebanyak 15 kasus Curat, 3 kasus Curas dan 2 kasus jenis Curanmor. Sedangkan 24 orang yang dinyatakan tersangka, terdapat 19 orang pelaku Curat, 1 orang tersangka Curas dan sebanyak 4 orang kasus Curanmor.

“Kasus kasus ini sudah diamankan beserta BB,” ujarnya.

Dikatakannya, operasi Jaran 2019 dilaksanakan di wilayah hukum polres Lombok Barat (Lobar). Sepanjang operasi yang dimaksud, semua dilaksanakan dan menyebar diseluruh wilayah hukumnya. Selain hasil kerja jajaran Polres, pengungkapan kasus ini juga melibatkan dan dibantu jajaran Polsek yang ada.

“Kasus tiga C ini kebanyakan diungkap pihak Polsek Gerung,” jelasnya.

Lebih jauh sebut dia, khusus kasus Curanmor sendiri, polisi berhasil mengamankan BB sebanyak 15 dan 4 unit kendaraan roda empat. Terhadap tersangka akan dikenakan pasal 363 dengan ancaman maksimal 9 tahun beserta pasal 365 dengan ancaman 15 tahun.

“Dua diantara pelaku juga masih dibawah umur yakni 16 dan 17 tahun. Pelaku ini melakukan pencurian Handphone. Kasus ini tetap akan dilakukan penanganan yang sesuai dengan penanganan anak,” ujarnya.

Sebanyak 46 BB yang diamankan, terdiri dari beragam jenis yang sudah disita seperti Sepeda Motor berbagai merek. 4 unit kendaraan roda empat, sejumlah unit perangkat handphone berbagai merek. Sekitar 2 jutaan lebih nilai uang yang juga diamankan. Dan terdapat BB lainnya seperti laptop, guitar, ratusan besi lanjor, alat panel, dan puluhan BB lainnya.

“Barang barang ini akan dijadikan BB hasil kejahatan pelaku,” urainya.

Pelaku dikenakan pasal 365 dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan pasal 365 KUHP diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun, pungkasnya. (W@N)