LKPJ Gubernur NTB 2018 Disampaikan ke Paripurna Dewan

LKPJ Gubernur NTB 2018 Disampaikan ke Paripurna DewanReviewed by adminon.This Is Article AboutLKPJ Gubernur NTB 2018 Disampaikan ke Paripurna DewanMataram (Detik NTB),-   Periode pembangunan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018 telah menghadirkan banyak pencapaian dan kemajuan berarti bagi provinsi NTB. Namun, bencana gempa bumi pada akhir-akhir periode RPJMD cukup memberikan pukulan terhadap laju pembangunan di NTB. “Dampak bencana gempa bumi begitu terasa, terutama pada kondisi ekonomi makro NTB yang mengalami perubahan yang […]
Foto: Gubernur Zul saat menyampaikan LKPJ akhir 2018 kepada DPRD NTB diwakili Wakil Ketua H. Abdul Hadi dan Lalu Wirajaya

Mataram (Detik NTB),-   Periode pembangunan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018 telah menghadirkan banyak pencapaian dan kemajuan berarti bagi provinsi NTB. Namun, bencana gempa bumi pada akhir-akhir periode RPJMD cukup memberikan pukulan terhadap laju pembangunan di NTB.

“Dampak bencana gempa bumi begitu terasa, terutama pada kondisi ekonomi makro NTB yang mengalami perubahan yang signifikan,” kata Gubernur NTB yang dibacakan asistennya di hadapan rapat paripurna DPRD NTB, Selasa (18/03) pagi yang dipimpin Wakil Ketua DPRD NTB, Abdul Hadi didampingi Lalu Wirajaya yang dihadiri Forkopimda dan sejumlah jajaran.

Pertumbuhan ekonomi tambahnya, mengalami perlambatan dengan hanya mampu tumbuh 3,08 persen 2018, jauh dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi non tambang dalam lima tahun terakhir sebesar 6,25 persen. sedangkan dengan memperhitungkan sektor pertambangan bijih logam, mengalami konstraksi sebesar 4,56 persen.angka pertumbuhan ini dibawah rata-rata pertumbuhan nasional sebesar 5,17 persen. begitu juga dengan angka pengangguran yang menjadi 3,72 persen.

“Namun satu hal yang menjadi optimisme kita, bahwa NTB mampu menjaga konsistensi dalam menurunkan angka kemiskinan menjadi 14,63 persen pada september 2018. penurunan angka kemiskinan sebesar 0,42 persen ini dibandingkan keadaan september 2017 cukup luar biasa, mengingat besarnya dampak gempa bumi. bahkan Bappenas memprediksi angka kemiskinan akan meningkat diatas 15 persen,” terangnya.

Selain menyampaikan data kemiskinan, Gubernur juga menjelaskan tentang program kerja dan sejumlah kinerja yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTB pascapelantikan Gubernur, termasuk di antaranya pendapatan daerah.

“Pendapatan daerah pada TA 2018 realisasinya sebesar Rp 4,94 triliun rupiah lebih atau 92,18 persen dari target. Realisasi ini mengalami penurunan 2,87 persen dibandingkan dengan tahun anggaran 2017,” cetusnya. (Iba)