Kunker Jokowi di NTB Disambut Gempa 6.4 SR, Korban Banyak Berjatuhan

Kunker Jokowi di NTB Disambut Gempa 6.4 SR, Korban Banyak BerjatuhanReviewed by adminon.This Is Article AboutKunker Jokowi di NTB Disambut Gempa 6.4 SR, Korban Banyak BerjatuhanLombok Timur,- Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, sebanyak 10 meninggal dunia, 40 luka (berat dan ringan), dan puluhan bangunan rumah rusak akibat gempa yang mengguncang wilayah wilayah Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, serta Bali, Ahad (29/7/2018) pagi. Gempa tersebut berkekuatan 6,4 skala richter. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo […]
Foto : Korban gempa di Lombok Timur, Minggu (29/07) pagi tadi (Sumber : Facebook Ariel Saputra)

Lombok Timur,- Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, sebanyak 10 meninggal dunia, 40 luka (berat dan ringan), dan puluhan bangunan rumah rusak akibat gempa yang mengguncang wilayah wilayah Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, serta Bali, Ahad (29/7/2018) pagi. Gempa tersebut berkekuatan 6,4 skala richter.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran persnya menyampaikan, dari 10 yang meninggal dunia, 8 di antaranya berada di Kabupaten Lombok Timur, dan 2 lainnya berada di Lombok Utara.

Di antara korban meninggal dunia, terdapat seorang warga negara Malaysia.

Korban meninggal dunia lainnya yang teridentifikasi, yakni Isma Wida (30), Ina Marah (60), Ia Rumenah (58).

Sementara Kepala Bidang Informasi Gempa bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono mengatakan Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,4 LS dan 116,5 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Propinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 24 km.

Di Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja dan Gianyar skala intensitas ada pada II SIG-BMKG (III-IV MMI), sementara di Bima dan Tuban II SIG-BMKG (III MMI), Singaraja pada skala II SIG-BMKG atau III MMI dan Mataram pada skala II SIG-BMKG atau III MMI.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami,” ucap Daryono dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/7/2018).

Di sisi lain Presiden Jokowi akan bertolak dari Makassar Sulawesi Selatan menuju Kabupaten Sumbawa sekitar pukul 12.00 untuk meresmikan salah satu pondok pesantren di Sumbawa selanjutnya akan meresmikan bendungan Tanju di Kabupaten Dompu. (Sumber : diolah berbagai sumber)

(Tim Redaksi)