Kader Muda NU Kritik Gubernur Tiadakan Upacara HUT NTB

Kader Muda NU Kritik Gubernur Tiadakan Upacara HUT NTBReviewed by adminon.This Is Article AboutKader Muda NU Kritik Gubernur Tiadakan Upacara HUT NTBMataram,- Kebijakan Pemerintah Provinsi NTB melaui Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Djalillah dalam meniadakan upacara seremonial Hari Ulang Tahun (HUT) Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-60 yang jatuh pada 17 Desember 2018 kemarin dikritik berbagai pihak, di antaranya dari kader muda NU yakni Forum komunikasi generasi muda Nadlatul Ulama […]
Foto: Pengurus Forum Komunikasi Generasi Muda Nadlatul Ulama (KGMNU) dan Ketua LTN-NU NTB, Suaeb Qury

Mataram,- Kebijakan Pemerintah Provinsi NTB melaui Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Djalillah dalam meniadakan upacara seremonial Hari Ulang Tahun (HUT) Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-60 yang jatuh pada 17 Desember 2018 kemarin dikritik berbagai pihak, di antaranya dari kader muda NU yakni Forum komunikasi generasi muda Nadlatul Ulama (FKGMNU) Suaeb Qury.

Qury sapaannya menilai bahwa kebijakan meniadakan upacara seremonial dirgahayu ke 60 tersebut merupakan kebijakan konyol yang tidak menghargai para pendiri NTB.

“Ini konyol dan seoalah tidak menghargai apa yang dilakukan oleh para pendiri NTB. Apa salahnya sih tradisi upacara ini dilaksanakan. Toh tidak menghabiskan biaya ketimbang acara seremonial NTB expose tekhnopark dan NTB expose student beasiswa di Epicentrum yang menghabiskan APBD,” kritik mantan Jubir pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Ahyar-Mori pada Pilkada tahun lemarin, Selasa (18/12) di Mataram.

Sebagai negarawan, Gubernur diharap mencintai tradisi dan tidak menunjukkan kebolehan pribadinya seperti mengirim mahasiswa study ke Luar Negeri.

“Sejatinya harus diperkuat keberadaan kampus dalam Negeri dong,” tegasnya.

Untuk diketahui, pada HUT NTB ke-60 digelar, Senen (17/12) kemarin berbagai kegiatan dilakukan di antaranya yakni Gubernur bersama masyarakat menggelar bersih sungai dari jembatan Udayana sampai ujung Sungai Jangkok, mengajak masyarakat tidak mampu untuk silaturrahim dan makan bersama di Pendopo Gubernur di Jalan Pejanggik. Malamnya di puncak HUT, Gubernur menggelar pesta rakyat dan tasyakuran serta penyerahan DIPA dan penandatanganan MoU berbagai pihak. (Iba)