HOAX Menyebar Terkait Banjir Lombok Timur

HOAX Menyebar Terkait Banjir Lombok Timur

LOMBOK TIMUR – Hoax tidak lagi mengenal situasi dan kondisi. Begitupun dengan foto yang menyebar luas di Medsos maupun WAG. Foto yang yang seolah menggambarkan kejadian banjir di Lombok Timur Sabtu (18/11) siang hingga malam merupakan foto kejadian banjir di Garut Tahun 2016 dengan mengakibatkan kurang lebih 2.511 rumah rusak dan kurang lebib 100 rumah di bawa terjang banjir. Keterangan tentang foto ini kita dapatkan jika kita menggunakan image google.

Samsul Hasan Basri

Terkait dengan foto yang beredar di internet, belum di ketahui pasti siapa yang pertama kali menyebar luaskannya dengan mengatakan bahwa itu merupakan banjir di Lombok Timur yang telah menelan 2 orang korban.

Dengan adanya penyebaran-penyebaran foto hoax tersebut, diharapkan masyarakat tidak ikut menciptakan kepanikan bagi korban banjir maupun keluarga korban banjir yang ada di perantauan. Hal itu di sampaikan oleh Ketua DPD BM PAN Lombok Timur, Samsul hasan basri yang sejak banjir sudah ada di lokasi membantu evakuasi warga.

“Ndak seperti itu kok semeton….
Mana ada gedung tinggi di keruak?
Coba perhatiin gambarnya” ujarnya mengklarifikasinya di salah satu WAG.

Untuk diketahui informasi yang berkembang, akibat jembatan jebol, air banjir meluap ke kampung senange, montong wasi, heler dan kampung penendeng bagian selatan. Info sementara sebagian rumah dikampung tersebut terbawa air.

Selain itu, banjir juga mengakibatkan Akses jalan dari Lombok tengah-Lombok timur (jalur Praya – Keruak) lumpuh dan (Sepapan-Jerowaru) lumpuh total.

Banjir yang datang secara tiba-tiba cukup mengagetkan warga. Saat banjir menerjang perkampungan, warga ada di dalam rumah masing-masing. Namun hingga berita ini di turunkan, belum dapat dipastikan dan dilakukan identifikasi korban dan kerusakan maupun kerugian yang di akibat banjir. (ar)