HMI Bakal Aksi Tolak Pelantikan Presiden Jokowi di Mataram

HMI Bakal Aksi Tolak Pelantikan Presiden Jokowi di MataramReviewed by adminon.This Is Article AboutHMI Bakal Aksi Tolak Pelantikan Presiden Jokowi di MataramMataram (DetikNTB.com),- Prosesi Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih tinggal menghitung hari atas hasil Pilpres 2019 lalu kemudian berdasarkan hasil keputusan KPU RI dikuatkan Mahkamah Konstitusi RI. Pelantikan yang rencananya akan dilaksankan pada, Minggu (20/10) di kompleks DPR/MPR RI di Senayan Jakarta tersebut akan ditolak oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Mataram. Penolakan tersebut ditegaskan […]
Foto: Formateur/Ketua Umum terpilih, Muhammad Arif saat orasi di depan kantor DPRD NTB beberapa hari yang lalu bersama ribuan mahasiswa menolak sejumlah revisi UU

Mataram (DetikNTB.com),- Prosesi Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih tinggal menghitung hari atas hasil Pilpres 2019 lalu kemudian berdasarkan hasil keputusan KPU RI dikuatkan Mahkamah Konstitusi RI.

Pelantikan yang rencananya akan dilaksankan pada, Minggu (20/10) di kompleks DPR/MPR RI di Senayan Jakarta tersebut akan ditolak oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Mataram.

Penolakan tersebut ditegaskan Ketua Umum  HMI MPO Cabang Mataram, Muhammad Arif yang baru saja terpilih dari hasil Konferensi Cabang ke-XII periode 2019-2020 bulan lalu. Arif beralasan bahwa penolakan pelantikan tersebut disebabkan banyak PR serius yang tidak tuntas dilaksanakan Jokowi-JK periode 2014-2019.

“Kerusuhan Wamena Papua Barat, Gempa Maluku, Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) di Kalimantan dan Sumatera sampai hari ini masih belum tuntas dikerjakan Presiden Jokowi,” tegas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Kamis (17/10) melaui rilis yang diterima media ini.

Yang paling krusial tegas Arif, adalah meninggalnya sejumlah mahasiswa di Kendari dan Jakarta saat demo penolakan Rancangan UU KPK yang baru yang dianggap melemahkan kewenangan KPK dalam pemberantas korupsi di Indonesia serta RUU KUHP yang dianggap kontoversial.

“Kematian Mahasiswa di sejumlah tempat saat demo itu menandakan dibungkamnya nilai demokrasi dan hak berpendapat setiap warga negara di muka umum di bawah kepemimpinan presiden Jokowi,” terangnya.

Belum lagi katanya soal utang negara yang membengkak jauh dan sejumlah persoalan lain termasuk belum diungkapnya kasus penyiraman terhadap seorang Novel Baswedan penyidik senior KPK sampai hari ini belum ada titik terang.

“Atas dasar itu semua, atas nama HMI MPO Cabang Mataram menolak pelantikan Presiden Jokowi-Amin yang akan diselenggarakan pada Minggu 20 Oktober 2019 nanti,” tegasnya.

Dirinya berharap Presiden Jokowi memperbaiki citranya di hadapan masyarakat Indonesia sebelum dilangsungkannya prosesi pelantikan tersebut.

“Saya berharap Presiden Jokowi memahami hal itu,” harapnya.

Sementara Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mataram (BEM Unram), Muhammad Amri Akbar dimintai komentarnya sore ini menegaskan bahwa mereka tetap menggelar aksi unjuk rasa pada saat pelantikan Presiden Joko Widodo terpilih.

“Kita akan tetap aksi tapi bukan dengan narasi menolak pelantikan Presiden. Tapi untuk mengingatkan Presiden bahwa tugas-tugas yang harus segera diselesaikan,” tegasnya. (01)