Gubernur Hadiri Pengukuhan Tiga Guru Besar Unram

Gubernur Hadiri Pengukuhan Tiga Guru Besar UnramReviewed by adminon.This Is Article AboutGubernur Hadiri Pengukuhan Tiga Guru Besar UnramMataram (DetikNTB.com),- Sebanyak 3 (tiga) dosen Universitas Mataram (UNRAM) dikukuhkan menjadi Guru Besar. Pengukuhan guru besar tersebut melalui rapat senat terbuka pengukuhan guru besar Unram di Ruang Sidang Senat Rektorat, Kamis (20/06). Adapun yang dikukuhkan menjadi guru besar yaitu Prof. Dr. Hj. RR. Titiek Herwanti, M.Si menjadi Guru Besar Ilmu Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan […]

Mataram (DetikNTB.com),- Sebanyak 3 (tiga) dosen Universitas Mataram (UNRAM) dikukuhkan menjadi Guru Besar. Pengukuhan guru besar tersebut melalui rapat senat terbuka pengukuhan guru besar Unram di Ruang Sidang Senat Rektorat, Kamis (20/06).

Adapun yang dikukuhkan menjadi guru besar yaitu Prof. Dr. Hj. RR. Titiek Herwanti, M.Si menjadi Guru Besar Ilmu Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Prof. Dr. H. Salim HS, SH, MS. menjadi Guru Besar Hukum Perdata pada Fakultas Hukum dan Prof. Dr. H. A. Wahab Jufri, M.Sc menjadi Guru Besar Pendidikan Biologi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Rektor Unram Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum saat mengungkapkan menjadi Guru Besar tidak mudah. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi adalah memiliki karya ilmiah yang diterbitkan di jurnal internasional bereputasi terindeks scopus atau yang setara dengan itu.

“Karena itulah kebijakan yang kita tempuh saat ini di Unram adalah dengan membuka scheme penelitian untuk Guru Besar yang dananya mencapai Rp 40 juta/judul dengan melibatkan dosen dalam jabatan lektor kepala dan hasilnya dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi yang dipergunakan untuk pengusulan calon Guru Besar,” ungkapnya

“Saya berharap Guru Besar di Unram akan terus bertambah. Semoga dengan dikukuhkannya ketiga guru besar Unram akan semakin meningkatkan performa dan kinerja Unram khususnya daya saing baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Prof Husni

Sementara, Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Dr. Zulkieflimansyah,
mengajak civitas akademika untuk meresapi makna pepatah China.

“Gunung itu tidak harus tinggi, yang penting ada dewanya. Sungai itu tidak harus dalam yang penting ada naganya,” ungkap Doktor Zul dalam sambutannya

Ia mengumpamakan jika Unram adalah gunung, maka tidak perlu besar, yang terpenting Unram memiliki profesor-profesor terbaik yang menjadi dewanya, sehingga menjadi magnet tersendiri bagi Unram.

“Hari ini kita menyaksikan pengukuhan tiga dewa baru. Mudah-mudahan dewa baru di Unram ini mampu menjadi magnet tersendiri buat banyak mahasiswa, buat banyak peneliti, buat banyak cendikiawan bahkan banyak proyek-proyek mengejar kita disini karena ada dewa yang bersemedi di Unram,” ucapnya. (Iba)