Dua Jenazah Asal Malaysia Korban Gempa Akan Dipulangkan Pagi Ini

Dua Jenazah Asal Malaysia Korban Gempa Akan Dipulangkan Pagi Ini
Foto: Warga KLU, korban gempa, Minggu (17/03) sore kemarin

Lombok Utara (Detik NTB),- Sebagian besar korban longsor akibat gempa di Kawasan Air Terjun Tiu Kelep, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara berasal dari Malaysia. Sebanyak 22 turis Malaysia menjadi korban longsor yang terjadi Minggu (17/3).

Satu orang turis asal Negeri Jiran yang meninggal dunia teridentifikasi bernama Tai Sieu Kim, 56 tahun. Sedangkan satu korban meninggal lain berasal dari Desa Senaru, Lombok Utara atas nama Tommy berusia 14 tahun.

Sementara itu, pihak BPBD dan Dikes Pemda Lombok Utara telah menerjunkan empat Ambulans ke lokasi kejadian bersama personil dan paramedis.

Berita terkait: Bersama Sejumlah Pihak, Pemprov NTB Pastikan Korban Gempa Tertangani

Kabag Humas dan Protokol Lombok Utara, Mujadid Muhas mengatakan, data sementara ada 40 wisatawan yang terjebak longsor. Para korban dominan berasal dari Malaysia. Ada juga wisatawan domestik. “Dua orang meninggal dunia dan sejumlah wisatawan lainnya luka-luka,” jelasnya.

Sementara Gubernur NTB bersama jajaran terkait berada di lokasi kejadian di Bayan Lombok Utara memantau kondisi, memastikan semua warga korban gempa akan tertangani dengan baik termasuk dua warga negara Malaysia yang menjadi korban gempa kemarin akan dipungkan ke negaranya pagi ini.

“Pihak imigrasi hadir dan besok pagi jenazah korban dipulangkan ke Malaysia,” kata Zul seperti keterangan tertulis yang diterima media ini.

Adapun data sementara korban yang berhasil dievakuasi:

  1. Tommy, 14 tahun, warga Desa Senaru (meninggal dunia)
  2. Riska Tanwir, 19 tahun, warga Gunung Sari, luka lecet di lengan
  3. Kania Pratiwi, 20 tahun, warga Gunung Sari, luka di kepala
  4. Reza Alfian, 20 tahun, warga Gunung Sari, uka di tangan dan muka
  5. Pang Kim Wah 56 tahun, warga Malaysia, luka di lengan
  6. Tan Cing Chuan, 62 tahun, warga Malaysia, luka di kepala lengan dan kaki
  7. Wongslew Tan, 56 tahun, Warga Malaysia, luka di kepala
  8. Gurit Antariksa, 17 tahun, warga Marong, Lombok Tengah, luka di betis
  9. Lalu Arga Dimas Fernanda, 18 tahun, warga Marong, Lombok Tengah, luka di betis
  10. Sumawi, 30 tahun, warga Bayan, luka di kaki dan wajah
  11. Teoh Zheng Yi, 20 tahun, warga malaysia luka kaki dan tangan
  12. Phua Poh Guax, 56 tahun, warga Malaysia, luka patah kaki
  13. Upik, 6 tahun warga Lendang Cempaka, Desa Senaru, Lombok Utara, luka kepala
  14. Koks Shao, 60 tahun, warga Malaysia, luka tangan
  15. A Dik Thai Bang, 57 tahun, warga Malaysia, luka kaki
  16. Lim, 63 tahun, warga Malaysia, luka punggung dan lengan. (Iba)