Dompu Terendam Banjir, Diduga Akibat Maraknya Pembalakan Liar

Dompu Terendam Banjir, Diduga Akibat Maraknya Pembalakan Liar

DOMPU – Dugaan pembalakan liar yang semakin marak terjadi di kawasan hutan dan indikasi ilegal logging menimbulkan bencana bagi masyarakat yang tinggal Di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Masuknya musim tanam mengakibatkan maraknya pembalakan liar dan penebangan pohon yang terus menerus terjadi, sehingga kurangnya kawasan resapan air, dan pemukiman warga terendam banjir apabila terjadi hujan.

Sabtu (4/11/2017) siang kemarin, kawasan Dompu dilanda hujan deras disertai Badai petir selama kurang lebih 1 jam.
Foto: Banjir Yang Merendam Rumah Waraga Di Dompu

Hingga Sabtu (4/11/2017) sore, jumlah rumah Yang tergenang banjir di antaranya Lingkungan Kota Baru Magenda terdapat 50 rumah, Lingkungan Mantro sebanyak 60 rumah, Lingkungan Kampo Samporo Kelurahan Bali Satu 42 rumah, dan Lingkungan Sigi Kelurahan Karijawa terendam 70 rumah. Belum juga surut.

Menurut keterangan warga setempat, masuknya musim tanam menyebabkan maraknya pembukaan lahan dan dugaan ilegal logging yang sering terjadi di hampir diseluruh kawasan hutan , Kabupaten Dompu.

“Hampir seluruh kawasan hutan di kabupaten Dompu, sudah gundul semua tidak ada lagi pohon-pohon di atas sana.,”ungkapnya.

Ia menabahkan, Hujan Tidak sampai satu jam saja Banjir segede ini, Gimana Kalo hujanya lama mungkin banjirnya Lebih besar lagi dan akibat banjir ini , aktivitas warga jadi terhambat.dan mengakibatkan banyak kerugian materi. (az)