‘Amplop Lutfi’ Mengkonfirmasi Rakyat Miskin di Kota Bima Masih Banyak

‘Amplop Lutfi’ Mengkonfirmasi Rakyat Miskin di Kota Bima Masih BanyakReviewed by adminon.This Is Article About‘Amplop Lutfi’ Mengkonfirmasi Rakyat Miskin di Kota Bima Masih BanyakMataram (DetikNTB.com),- Bagi-bagi amplop dilakukan oleh Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi kepada sejumlah warga miskin Kota Bima menjadi trending topik akhir-akhir ini di Kota dan Kabupaten Bima. Banyak masyarakat menganggap bahwa pembagian amplop dari gaji seorang Walikota itu wajar. Banyak juga masyarakat dan aktivis mahasiswa serta pegiat menganggap apa yang dilakukan oleh mantan anggota DPR […]
Ketua Umum HMI Badko Balinusra, Arif Kurniadin SH (Dok. Istimewa)

Mataram (DetikNTB.com),- Bagi-bagi amplop dilakukan oleh Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi kepada sejumlah warga miskin Kota Bima menjadi trending topik akhir-akhir ini di Kota dan Kabupaten Bima.

Banyak masyarakat menganggap bahwa pembagian amplop dari gaji seorang Walikota itu wajar. Banyak juga masyarakat dan aktivis mahasiswa serta pegiat menganggap apa yang dilakukan oleh mantan anggota DPR RI itu adalah bagian dari kesombongan yang diperlihatkan oleh mantan aktivis 98′ itu.

Salah satu pegiat, yakni ketua Komunitas Pemuda dan Mahasiswa (Kompas) NTB, Arif Kurniadin menilai bahwa pembagian amplop kepada masyarakat diduga berisi uang tersebut menegaskan dan mengkonfirmasi bahwa masih banyak masyarakat miskin di Kota Bima.

“Bagi-bagi amplop oleh Walikota Lutfi itu mengkonfirmasi keadaan di Kota Bima bahwa masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan,” jelas yang punya nama sapaan Gebis ini, Minggu (15/09/) di Mataram.

Sebaiknya katanya, dana pribadi dari hasil gaji satu tahun Walikota bernilai ratusan juta rupiah tersebut harusnya diperuntukkan untuk pelatihan-pelatihan yang bersifat produktif supaya meningkatkan kemampuan berwirausaha masyarakat di Kota Bima.

Kota Bima terangnya, menurut BPS di bulan Maret 2018 termasuk daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di NTB, sebesar 8,79 persen. Meski sebelumnya dilanda musibah banjir bandang.

“Meski demikian, tentu saja harus ditingkatkan lagi dengan berbagai strategi dan kebijakan Walikota Bima. Tidak harus mempertontonkan pembagian amplop yang justru membuat manja masyarakat Kota,” jelasnya. (Iba)