Dianggap Tak Perhatikan Zohri, Dispora dan KONI NTB Meradang

Dianggap Tak Perhatikan Zohri, Dispora dan KONI NTB Meradang
Foto : Kadispora NTB Hj. Husnindiyati Nurdin (Kanan) dan Ketua KONI NTB Andy Hardiyanto saat jumpa pers, Senen (16/07)

Mataram,- Prestasi Lalu Muhammad Zohri masih menjadi perbincangan hangat. Tapi ada situasi berbeda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB justru meradang. Dua pimpinan instansi ini heran lantaran ada pemberitaan yang memojokkan terkait kurang pedulinya Dispora dan KONI terhadap peraih medali emas kejuaran dunia lari IAAF U20 itu.

Kepala Dispora NTB Hj. Husnindiyati Nurdin menyampaikan, justru saat ini sedang merancang buku dari Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP), hingga Pelatihan Nasional (Platnas) berkaitan dengan prestasi Lalu Zohri.

Dia menegaskan, selama ini semua atlet difasilitasi, mulai dari bebas SPP selama sekolah, diberikan baju lima stel, disiapkan sepatu keseharian, dan sejumlah fasilitas. Hingga biaya makan pun ditanggung yakni sebesar Rp 90 ribu per hari. Sementara untuk pesangon, mereka diberikan setiap bulan.

“Siapa Bilang Zohri Tidak Gunakan Kaos Kaki, Terus Sepatu Seadanya? Malah Saya Anggap Seperti Anak Sendiri, ” Ungkapanya, Senin (16/7) saat jumpa pers di ruang Media Center Kantor Gubernur NTB.

Dia mengatakan, selain fasilitas, kesehatan para atlet ditanggung BPJS kelas 1 yang merupakan inisiatif Pak Gubernur.

Sebagai pembimbing Dispora juga sangat memperhatikan selain makanan juga vitaminnya. Atlet diwajibkan meminum obat cacing. Di dalam Asrama PPLP juga dihadirkan guru ngaji yang sengaja dibayar untuk mengajarkan mereka.

“Jadi, jika ada yang bilang atlet tidak diurus, salah besar,” tegas dia.

Ia pun menyingung media yang terlalu menyorot gubuk Lalu Zohri yang seakan tidak diurus oleh pemerintah.

Husnindiyati menegaskan. untuk diketahui, tugas Dispora bukan mengurus rumah atlet, tetapi yang diurus tempat tinggal dan sarana prasana latihan dilokasi berlatih.

Senada dengan Kadispora, Ketua KONI NTB Andy Hadiyanto memandang keliru bila hanya menyorot rumah Lalu Zohri.

Seharusnya yang perlu lebih disorot, kata Andi, fasilitas yang mencetak Lalu Zohri, seperti kondisi PPLP, failitas olahraga dan lainnya.

(IBA)