Akses Jalan Rusak Parah, Layanan Kesehatan dan Ekonomi Warga terganggu

Akses Jalan Rusak Parah, Layanan Kesehatan dan Ekonomi Warga tergangguReviewed by adminon.This Is Article AboutAkses Jalan Rusak Parah, Layanan Kesehatan dan Ekonomi Warga tergangguLombok Barat – Dikeluhkan, akses jalan Kabupaten dan jalan Desa dalam kondisi rusak berat. Praktis, kondisi ini menganggu pelayanan publik baik di sektor kesehatan, pendidikan dan kebutuhan aktifitas masyarakat dalam memperlaju akses perekomian warga Desa Batuh Putih Sekotong ini. Kepala Desa Batu Putih Fajrin menyebutkan, Warga Desa Batu Putih kerap bertanya dan mengeluhkan akses jalan […]
Foto: Mobilitas Warga Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong Terganggu Akibat Akses Jalan Rusak Parah

Lombok Barat – Dikeluhkan, akses jalan Kabupaten dan jalan Desa dalam kondisi rusak berat. Praktis, kondisi ini menganggu pelayanan publik baik di sektor kesehatan, pendidikan dan kebutuhan aktifitas masyarakat dalam memperlaju akses perekomian warga Desa Batuh Putih Sekotong ini.

Kepala Desa Batu Putih Fajrin menyebutkan, Warga Desa Batu Putih kerap bertanya dan mengeluhkan akses jalan rusak di wilayah ini. Pasalnya, jalan sepanjang belasan kilometer sudah lama tak kunjung diperbaiki.

“Jalan kami rusak parah sejak tujuh tahun lamanya. Hingga saat ini kondisinya tambah parah dan luput dari perhatian,” ungkapnya.

Disebutkan, jalan yang berstatus jalan kabupaten di wilayahnya hampir semua rusak. Mulai dari simpang tiga Desa pelangan hingga wilayahnya terdapat panjang jalan 7 kilometer yang merupakan jalur utama rusak parah. Ditambah lagi akses jalan menuju lokasi wisata Bangko-bangko sepanjang 2 kilometer juga rusak parah.

“Akes jalan di wilayah kami rusak parah, jalan kabupaten rusak parah, begitu pula jalan desa kondisinya tak kalah rusak parah,” kata Fajrin.

Jalan desa lanjut Fajrin, hampir di semua dusun di desanya belum tersentuh. Ruas jalan ini terang dia, tersebar di 8 dusun dengan sepanjang 7 kilometer seperti dusun Berambang, Ketapang, Siung, Mekar Sari, Labuan poh Timur, Labuan Poh Barat dan Nusa Sari, serta Tibu Baru. Penanganan akses jalan desa ini sendiri sudah diusulkan ke Pemerintah sejak beberapa tahun lalu. Bahkan ia langsung menyampaikan ke bupati dan Kadis PU. Namun sampai saat ini belum ada tindaklanjut.

“Padhalkan kan di wilayah kami jalur wisata, ada Jalan kabupaten,” tukasnya.

Dampak buruknya akses jalan ini kata dia, sangat dikeluhkan oleh warga. Dari sisi kesehatan pelayanan kepada masyarakat terganggu, pendidikan. Apalagi kata dia sektor perekonomian, pertanian warga sangat terganggu mau berakaktivitas. Termasuk yang paling vatal dampaknya ke sektor pariwisata. Menurutnya, penanganan askes jalan ini seharusnya mendapatkan prioritas dari pemda. Sementara itu Camat L Pardite Utama mengatakan pihakya siap mendukung upaya usulan desa ke pemda,

“Kami terus dukung usulan desa, apalagi ini butuh penanganan,” kata dia singkat.

Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Lobar, Made Artadana mengatakan akses jalan tersebut, semua akses jalan di wilayah Sekotong termasuk Desa Batu putih masuk dalam program prioritas yang nantinya dirangking dari hasil Musrenbang. Pihaknya sendiri perlu mengecek akses jalan tersebut masuk peringkat berapa.

”Yang hasil murenbang kita jadikan acuan, rangking 1 itu yang mendapatkan pembiayaan pertama, sebab dana terbatas sehingga tidak bisa masuk (akomodir) yang rangking 2,”jelasnya.

Kalau masuk peringkat 1 jelas dia maka ditangani segera. Yang jelas kata dia, akses jalan ini masuk program di Dinas PU. (W@N)