Visi Indonesia bangun komitmen berantas narkoba di NTB

Visi Indonesia bangun komitmen berantas narkoba di NTBReviewed by adminon.This Is Article AboutVisi Indonesia bangun komitmen berantas narkoba di NTBMataram (Detikntbcom),- Maraknya penyebaran Narkoba di Indonesia terutama di Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin lama semakin mengkhawatirkan banyak pihak terutama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Visi Indonesia. Visi Indonesia kemudian berinisiatif mengadakan Diskusi Publik dengan tema Komitmen Bersama Menyelamatkan Generasi Dari Bahaya Narkoba. Diskusi tersebut diadakan di Kedai 6161, Mataram (12/9). Diskusi tersebut menghadirkan narasumber dari […]

Mataram (Detikntbcom),- Maraknya penyebaran Narkoba di Indonesia terutama di Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin lama semakin mengkhawatirkan banyak pihak terutama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Visi Indonesia.

Visi Indonesia kemudian berinisiatif mengadakan Diskusi Publik dengan tema Komitmen Bersama Menyelamatkan Generasi Dari Bahaya Narkoba. Diskusi tersebut diadakan di Kedai 6161, Mataram (12/9).

Diskusi tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB, Kepolisian Daerah (Polda) NTB, Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB dan Pengadilan Tinggi (PT) NTB.

Direktur Program Visi indonesia Andi Kurniawan, SH menegaskan bahwa Narkoba adalah ancaman berbahaya bagi generasi dan masa depan negara karena penyebarannya melibatkan jaringan besar sekaligus berkuasa di indonesia.

“Narkoba ini bahaya, mengancam masa depan generasi muda seperti teman-teman (peserta diskusi), nantinya merusak masa depan daerah dan bangsa Indonesia. Pelaku (pengedar) jaringannya besar, tidak menutup kemungkinan ada penghianat di dalam tubuh aparat penegak hukum sendiri, karena itu kita akan terus soroti,” tegasnya.

Sementara keempat narasumber memberikan komitmennya dalam pemberantasan narkoba di NTB.

Kepala Seksi Pencegahan BNN NTB, Irfan memastikan pelayanan yang baik untuk rehabilitasi dan terus meminta dukungan masyarakat dalam mendorong langkah pencegahan.

“BNN NTB terus berusaha menjadi tempat yang nyaman untuk merehabilitasi mantan pengguna narkoba, kami juga temukan banyak komunitas yang terbentuk untuk mendukung kerja-kerja kami dalam menyelematkan generasi dari bahaya Narkoba,” ungkapnya

Pembicara kedua dari Polda NTB yang langsung di sampaikan oleh Kombes Pol Helmi K Putra menegaskan akan terus berusaha mengejar dan menangkap kemanapun pengedar narkoba berada di NTB.

“Kau pengedar narkoba akan saya kejar dimanapun berada, kami juga mohon do’a dan legitimasi dari masyarakat NTB, terutama adik-adik aktivis dalam melaksanakan tugas ini,” Tegas ia

Pembicara kertiga Kepala Seksi Narkotika dan zat adiktif Kejati NTB Awaludin, SH lebih keras lagi memberikan komitmennya dalam menghukum para pengedar narkoba di NTB.

“Tidak ada ampun bagi pengedar narkoba, Kejaksaan berkomitmen. Ndak (tidak) ada yang bisa sogok, saya tangkap. Hukum tidak ada rasa kasihan,” Tutup Jaksa yang baru beberapa bulan kembali bertugas di NTB ini

Pembicara terakhir Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi NTB Guntur, SH memberikan pandangannya sebagai seorang hakim yang harus memutus suatu perkara sesuai dengan fakta hukum dan keyakinan seorang hakim.

“Pengedar Narkoba harus dihukum berat, tapi lihat fakta di Pengadilan,” lugas ia sebagai pembicara penutup.

Diskusi Publik yang dihadiri oleh puluhan mahasiswa dengan mematuhi protokol kesehatan Covid 19 tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama penegakan hukum pemberantasan tindak pidana narkotika oleh Andi Kurniawan, SH dari Visi Indonesia, Irfan dari BNN NTB, Kombes Pol. Helmi K Putra dari Polda NTB, Awaludin, SH dari Kejaksaan Tinggi NTB, dan Guntur, SH dari Pengadilan Tinggi NTB. (AK)