Polda NTB Akan Segera Korsup Dengan KPK Kasus K2 Dompu

Polda NTB Akan Segera Korsup Dengan KPK Kasus K2 DompuReviewed by adminon.This Is Article AboutPolda NTB Akan Segera Korsup Dengan KPK Kasus K2 DompuMATARAM – Berlarut-larutnya Kasus Rekrutmen CPNS Honorer K2 Dompu yang menyeret Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin Sebagai Tersangka, Polri akan segera melakukan Kordinasi Dan Supervisi (KORSUP) dengan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Setelah pernyataan dari Kabareskrim Polri beberapa waktu yang lalu sebagai bentuk atensi khusus Mabes Polri Pada Kasus Rekrutmen CPNS K2 Dompu, Polri akan […]

MATARAM – Berlarut-larutnya Kasus Rekrutmen CPNS Honorer K2 Dompu yang menyeret Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin Sebagai Tersangka, Polri akan segera melakukan Kordinasi Dan Supervisi (KORSUP) dengan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

Setelah pernyataan dari Kabareskrim Polri beberapa waktu yang lalu sebagai bentuk atensi khusus Mabes Polri Pada Kasus Rekrutmen CPNS K2 Dompu, Polri akan mengundang KPK Untuk Melakukan Korsup Kasus Rekrutmen CPNS K2 Dompu, agar kasus tersebut segera diselesaikan. Polda NTB Melalui Kabid Humasnya Senin, 13/11/2017, juga mengatakan Polda NTB akan segera menindaklanjuti Apa Yang di Sampaikan Kabareskrim Mabes Polri Untuk segera melakukan Kordinasi dan supervisi dengan KPK terkait penyelesaian kasus K2 yang menyeret orang nomor satu di Dompu tersebut.

“Dari Bareskrim Polri kami sudah tau, nanti akan segera dilakukan Kordinasi dan supervisi dengan KPK,” Ujar Kabid Humas Polda NTB, AKBP, Tribudi Pangastuti, saat dikonfirmasi langsung detik NTB di Mapolda NTB

Baca : Polri Akan Undang Kpk Supervisi Kasus K2 Dompu

Sementara berkaitan dengan perkembangan kasus, Tribudi menegaskan bahwa kasus itu sedang ditangani penyidik.

” Yang jelas kasusnya sekarang masih di sini (Polda NTB) masih memenuhi keterangan, berkas dari kasus tersebut, teknis yang lainnya di penyidik. Untuk petunjuk-petunjuk Jaksa akan dipenuhi, ” Ungkapnya

Terkait potensi ditahannya H. Bambang karena telah ditetapkan sebagai tersangka, Tribudi mengatakan tergantung tingkat kooperatif dan kerjasama dari tersangka.

“Masalah penahanan tergantung penilaian penyidik, kalau masih koperatif dan tidak menghilangkan baran bukti lainnya” Tuturnya.

Seperti diberitakan detik NTB sebelumnya Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ari Dono Sukamto, Selasa 7/11/2107, Bareskrim Polri berencana akan berkordinasi dengan KPK untuk menyelesaikan kasus K2 yang menyebakan Bupati dompu ditetapkan sebagai tersangka tersebut agar secepatnya mendapat kepastian hukum. (ak)

Baca Juga :
Ketua Dprd Dompu Bantah Intervensi Kasus Perekrutan Cpns K2

Aktivis Minta Mega Proyek Kantor Bupati Dompu Di Audit

Lagi Kpk Tetapkan Novanto Tersangka