Kepergok Mesum, Kasek SDN 17 Ampenan Pecat Guru Honorer

Kepergok Mesum, Kasek SDN 17 Ampenan Pecat Guru HonorerReviewed by adminon.This Is Article AboutKepergok Mesum, Kasek SDN 17 Ampenan Pecat Guru HonorerMataram,- Dunia pendidikan di Kota Mataram kembali tercoreng oleh ulah Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 17 Ampenan berinisial HLMS (59). Betapa tidak, Kasek tersebut diduga telah berbuat mesum di lingkungan sekolah. Ironisnya lagi, perbuatan tidak senonoh tersebut dilakukan di dalam ruang kerja Kepala Sekolah yakni ruangannya sendiri di malam hari. Aksi bejat tersebut diungkap oleh […]
Foto : Ilustrasi adegan sex (Sumber: Kaskus)

Mataram,- Dunia pendidikan di Kota Mataram kembali tercoreng oleh ulah Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 17 Ampenan berinisial HLMS (59).

Betapa tidak, Kasek tersebut diduga telah berbuat mesum di lingkungan sekolah. Ironisnya lagi, perbuatan tidak senonoh tersebut dilakukan di dalam ruang kerja Kepala Sekolah yakni ruangannya sendiri di malam hari.

Aksi bejat tersebut diungkap oleh salah seorang guru honorer berinisial KS (46) yang sudah mengabdi selama 15 tahun, di SDN 17 Ampenan hanya delapan (8) bulan, sebelumnya di SDN 21 Ampenan.

Modus Kasek tersebut menurutnya, adalah dengan mengundang tukang massage perempuan masuk di ruang kerjanya pada malam hari. Diduga main lendir tersebut menurutnya lebih dari satu (1) kali sebelum Ia dipecat menjadi guru honorer tahun 2015 silam.

“Karena saya langsung tinggal di rumah dinas SDN 17 Ampenan, otomatis dinamika yang ada di sekolah itu saya tahu semua termasuk masuknya Kasek itu membawa perempuan pada malam hari dengan modus pijit”, terang KS di media ini, Rabu (01/08) sore di Mataram.

Karena KS tahu persis persoalan di sekolah tersebut, Kasek tersebut langsung melarang KS untuk memberitahukan istrinya apa yang dilihatnya malam itu.

“Jangan beri tahu istri saya yah”, ucap istri pengacara kondang ini meniru pernyataan HLMS sekitar 2015 silam.

Buntut dari apa yang dilihatnya tersebut, KS langsung dipecat menjadi guru honorer dan dilarang untuk tinggal di rumah Dinas SDN 17 Ampenan. Surat pemecatan tersebut bernomor 225/ST/A.17 74/ XI/2015 tentang Tanggapan Surat Pelaporan Kejadian dari Saudara KS,.S.Pdi. Surat tersebut ditanda tangani oleh pelaku HLMS sebagai Kasek SDN 17 Ampenan, ketua Komite dan sembilan (9) guru.

Dia berharap Dinas Pendidikan Kota Mataram memberikan sanksi tegas terhadap perlakuan Kasek tersebut karena telah memecat dirinya secara sepihak dan mengusirnya di Rumah Dinas SDN 17 Ampenan Kota Mataram.

Dikonfirmasi terpisah via telfon yang bersangkutan hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan darinya.

(IBA)