IMBI Mataram: Bupati Bima Diduga Ceroboh Kawal Pembangunan Daerah

IMBI Mataram: Bupati Bima Diduga Ceroboh Kawal Pembangunan DaerahReviewed by adminon.This Is Article AboutIMBI Mataram: Bupati Bima Diduga Ceroboh Kawal Pembangunan DaerahMataram,- Ikatan Mahasiswa Bima (IMBI) Mataram kembali melakukan dialog publik, dialog kali ini bertajuk Bupati Bima Ceroboh Dalam Mengawal Pembangunan Daerah. Dalam dialog yang diinisiasi oleh IMBI Mataram Muhammad Na’im pada Jumat (23/02) malam di Mataram tersebut menganggap Bupati dan Wakil Bupati Bima diduga ceroboh membangun daerah. Kecerobohan menurutnya terjadi di berbagai sisi, di antaranya […]
Foto : Ketua IMBI Mataram Muhammad Na'im, Ketua GARUDA NTB Sahrul Juliadin dan Mantan Ketua Mahasiswa Donggo Satria Madisa

Mataram,- Ikatan Mahasiswa Bima (IMBI) Mataram kembali melakukan dialog publik, dialog kali ini bertajuk Bupati Bima Ceroboh Dalam Mengawal Pembangunan Daerah.

Dalam dialog yang diinisiasi oleh IMBI Mataram Muhammad Na’im pada Jumat (23/02) malam di Mataram tersebut menganggap Bupati dan Wakil Bupati Bima diduga ceroboh membangun daerah.

Kecerobohan menurutnya terjadi di berbagai sisi, di antaranya adalah Bupati Bima memberikan posisi strategis pada pejabat yang punya masalah hukum di lembaga hukum.

“Sebut saja Kepala BPBD Ir H. M. Taufik Rusdi serta pejabat yang nyatanya memakai narkoba juga diberikan posisi strategis di pemerintahan”, imbuh Na’im.

Kepala UPT Pertanian Kecamatan Tambora juga katanya diduga terlibat dalam korupsi bibit kedelai miliyaran rupiah serta KPH Kabupaten Bima membiarkan terjadi pembalakan liar terhadap hutan lindung dan pencurian sonokeling yang terjadi di Bima.

“Mengutuk keras Bupati Bima karena membiarkan kejahatan tersebut berlarut-larut tanpa memberikan konsekuensi logis terhadap pejabat yang bermasalah secara hukum”, tegasnya.

Sementara mantan Ketua Mahasiswa Kecamatan Donggo Satria Madisa menganggap Bupati Bima gagal dalam memberikan rasa aman terhadap masyarakat.

“Mereka gagal dalam mengawal Bima Ramah sesuai slogan pemerintahan Bima sekarang”, Imbuhnya.

(IBA)