GP Bungrapa Minta Kapolda NTB Jemput Paksa Bupati Dompu

GP Bungrapa Minta Kapolda NTB Jemput Paksa Bupati DompuReviewed by adminon.This Is Article AboutGP Bungrapa Minta Kapolda NTB Jemput Paksa Bupati DompuMataram,- Massa aksi dari Gerakan Publik Bumi Nggahi Rawi Pahu (GP Bungrapa) mendatangi Mapolda NTB mendesak Kapolda untuk menjemput paksa terhadap tersangaka kasus CPNS K2 Kabupaten Dompu pada senen (05/03) senen kemarin. “Kapolda segera jemput paksa H Bambang M Yasin (HBY) beserta tersangka lain”, Teriak massa aksi seperti yang tertulis di spanduk yang dibawanya. Massa […]
Foto : Massa aksi dari GP Bungrapa depan Mapolda NTB

Mataram,- Massa aksi dari Gerakan Publik Bumi Nggahi Rawi Pahu (GP Bungrapa) mendatangi Mapolda NTB mendesak Kapolda untuk menjemput paksa terhadap tersangaka kasus CPNS K2 Kabupaten Dompu pada senen (05/03) senen kemarin.

“Kapolda segera jemput paksa H Bambang M Yasin (HBY) beserta tersangka lain”, Teriak massa aksi seperti yang tertulis di spanduk yang dibawanya.

Massa aksi yang dipimpin oleh Apriadin menyampaikan bahwa tersangka kerap mangkir dari panggilan dan berharap hukum tidak boleh bermuka dua sebab akan mencederai hukum yang berlaku.

Massa aksi juga meminta kepada penyidik Reskrimsus Mapolda NTB untuk menjaga independensi terhadap penanganan kasus yang ada, jangan mau diintervensi oleh pihak manapun.

Menurut ketua GP Bungrapa Andi Burhan SH meminta Bupati Dompu agar menghargai proses hukum yang ada.

“Bupati jangan terlalu mangkir dalam panggilan, karena ini sudah jelas bahwa bupati ini bahwa melanggar akan suatu tindakan penyalahgunaan wewenang”, ujar Andi.

Untuk diketahui bahwa ada empat tersangka kasus CPNS K2 yakni berinisial HBY, HR, HS, dan DD merugikan keuangan negara berdasarkan hasil audit BPKP NTB senilai 3,4 milyar.

“Kerugian negara dalam perekrutan CPNS K2 hasil audit BPKP adalah 3,4 milyar”. Terang Andi saat wawancara usai aksi depan Mapolda NTB.

Pukul 10. 30 Wita setelah orasi dan tidak ada perwakilan dari Polda yang menemui masa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib dan aman.

(IBA)