Cepat Tanggap, Ali Ahmad Apresiasi Pelayanan RS HK

Cepat Tanggap, Ali Ahmad Apresiasi Pelayanan RS HK
Foto : Ketua Komisi I DPRD NTB Drs H Ali Ahmad sedang terbaring sakit di tenda pengungsian RS HK

Mataram,- Ketua Komisi I DPRD Provinsi NTB Drs H Ali Ahmad mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Harapan Keluarga (RS HK) terhadap sejumlah pasien yang berobat.

Pasalnya, Rumah Sakit yang beralamat di jalan Ahmad Yani nomor 9 Selagalas Kota Mataram tersebut sigap dalam mengevakuasi dan melayani pasien yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7.0 skala richter, Minggu (05/08) malam kemarin.

“Jadi semua petugas itu bergerak spontanitas membantu dan melayani semua pasian yang ada, sehingga semua pasien itu mendapat keselamatan, walaupun ada satu dua orang yang cedera”, terang anggota DPRD NTB empat periode ini pada detikntb.com saat sedang dirawat inap di RS HK, Senen (06/07) sore.

Ali Ahmad yang kembali maju merebut hati masyarakat di Dapil VI Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu dan Kota Bima ini menuturkan, saat gempa dirinya bersama puluhan pasien yang sedang dirawat di lantai 6 lari turun ke lantai dasar setelah mendengar kode dari pihak RS HK akan terjadi gempa.

Setelah itu terangnya, pihak rumah sakit langsung membuatkan tenda darurat dari TNI untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada puluhan pasien termasuk dirinya untuk melanjutkan pengobatan kepada sejumlah pasien yang dievakuasi.

“(Pasca gempa) Direktur Rumah Sakit itu memimpin langsung semua karyawanya untuk melayani semua pasien yang ada, dan alhamdulillah mampu mengatasi para pasien yang sakit ini”, tuturnya.

Pelayanan yang sangat masksimal dan soliditas tersebut menurutnya perlu diberikan apresiasi.

“Untuk itu, terima kasih kami kepada pihak rumah sakit ini khusus direkturnya dan para karyawannya, Danrem, pihak polisi, Gubernur (NTB), yang luar biasa dalam pelayanannya sangat maksimal dan siaga semua karyawannya”, apresiasinya.

Sebagai wakil rakyat di NTB, Ia berharap, pelayanan seperti yang dirasakannya di Rumah Sakit Harapan Keluarga ini dapat pula dilakukan oleh rumah sakit lainnya yang ada di pulau Lombok dan NTB secara umum.

Di tempat terpisah, pihak rumah sakit menjelaskan, apa yang dilakukan oleh pihak RS HK terhadap sejumlah pasien yang ada adalah bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP) nya dalam menghadapi musibah kebakaran maupun gempa bumi.

Foto : Kepala Unit Pemasaran dan Humas RS Harapan Keluarga dr. Ni Putu Indra Dewi

“Kami sendiri sudah menerapkan sistem kode. Misalnya jika terjadi kebakaran ada kode red, sedangkan kalau misalnya seperti yang kemarin terjadi gempa itu masuk dalam kode orange. Begitu kode tersebut menyala maka seluruh civitas rumah sakit ini sudah tahu apa yang harus dilakukan”, terang Kepala Unit Pemasaran dan Humas RS HK dr. Ni Putu Indra Dewi.

(IBA)