Aktivis Lalu Lintas Tolak Rencana Revisi UU Lalu Lintas

Aktivis Lalu Lintas Tolak Rencana  Revisi UU Lalu Lintas
Foto : Sejumlah ojek berbasis online sedang mengalami kemacetan (sumber: kumparan.com)

Mataram,- Niat beberapa kalangan yang ingin mengusulkan revisi UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) mendapat penolakan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Aktivis UMM Burhanudin, dirinya berpendapat bahwa UU tersebut tidak perlu di rubah.

Menurutnya, UU tersebut tidak perlu direvisi jika hanya karena alasan mode transportasi tersebut, tetapi bisa diatur lewat keputusan menteri perhubungan.

Sehingga revisi tidaklah menjadi solusi atas persoalan ini. Apalagi ditakutkan akan banyak pasal yang masih terhitung baru dan masih update ini bakal dirubah.

“Solusinya tidak harus dengan merevisi, Apalagi UU tersebut juga masih baru dan dianggap masih sesuai dengan perkembangan zaman saat ini,” tambahnya

Justeru jika dilakukan revisi, pemuda ini pun menganggap adalah cara yang dilakukan oleh sekelompok orang tertentu yang punya kepentingan didalamnya.

Seperti diketahui, revisi UU tersebut diserukan oleh Jakarta Transportation Watch (JTW) dengan tujuan mengatur sarana transportasi online yang saat ini sedang marak.

(IBA)