14 Anggota Polisi Diperiksa Atas Kasus Larinya Dorfin Felix

14 Anggota Polisi Diperiksa Atas Kasus Larinya Dorfin FelixReviewed by adminon.This Is Article About14 Anggota Polisi Diperiksa Atas Kasus Larinya Dorfin FelixMataram,- Seorang tahanan narkoba asal Prancis, Dorfin Felix berhasil membobol dan melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Polda NTB, Senen (21/01) dini hari dari lantai II menggergaji teralis besi. Hingga hari ke 9 hari ini, Dorfin Felix tersangka penyelundup narkotika senilai Rp 3 miliyar ini tidak kunjung ditemukan. Pihak Polda sendiri sudah berkoordinasi dengan berbagai […]
Foto: Tahanan asal Prancis Dorfin Felix terlihat santai saat difoto

Mataram,- Seorang tahanan narkoba asal Prancis, Dorfin Felix berhasil membobol dan melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Polda NTB, Senen (21/01) dini hari dari lantai II menggergaji teralis besi.

Hingga hari ke 9 hari ini, Dorfin Felix tersangka penyelundup narkotika senilai Rp 3 miliyar ini tidak kunjung ditemukan. Pihak Polda sendiri sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak hingga ke Mabes Polri serta memasang sejumlah fotonya di tempat-tempat yang menjadi jalur keluarnya.

Media ini menanyakan lebih lanjut terkait progres penanganan kasus tersebut apakah sudah ada yang jadi tersangka, atau anggota yang diduga berpangkat Kompol itu sudah jadi tersangka, dan atau apakah sudah ada yang lain jadi tersangka?.

Hanya saja, pihak Polda NTB melalui Kepala Bidang (Kabid) Humas Kombes Pol Komang Suartana dari kasus tersebut sudah ada 14 anggota polisi yang sudah diperiksa dan seorang diantaranya diamankan.

“Belum (ada yang jadi tersangka) mas, masih diamankan untuk pemeriksaan lanjutan,” terang Komang, Selasa (29/01) melaui whatsaap group Info Polda NTB.

Namun Komang menegaskan kembali bahwa ke 14 anggota tersebut bukan merupakan terperiksa. “Bukan terperiksa mas, jangan melebar. Dimintai keterangan aja karena pada saat dia jaga (waktu keluar Dorfin),” bantahnya.

“Bukan diamankan mas tapi dimintai keterangan. Yang diamankan 1 orang mas. Untuk anggota yang dimintai keterangan sudah 14 anggota yang jaga,”  tambahnya.

Untuk diketahui, Dorfin ini tertangkap di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), Lombok Tengah (Loteng), akhir September 2018. Ketika menggeledah koper pelaku, didapati narkoba dengan berat total 3.194,57 gram.

Rinciannya, 9 bungkus besar kristal berwarna cokelat diduga narkotika jenis MDMA seberat 2.477,95 gram; satu bungkus besar berupa bubuk putih diduga narkotika jenis ketamine seberat 206,83 gram; dan satu bungkus serbuk berwarna kuning dari jenis amphetamine dengan berat 256,69 gram.

Selain dalam bentuk bubuk, pelaku juga membawa narkotika dengan bentuk pil atau tablet diduga ekstasi sebanyak 850 butir. Dari jumlah tersebut, 22 butir adalah pil berwarna cokelat dengan bentuk tengkorak. Pelaku membawa barang tersebut langsung dari Prancis dengan tujuan Lombok. (Iba)