Wapres JK: Bencana Lombok Tanggung Jawab Daerah

Wapres JK: Bencana Lombok Tanggung Jawab Daerah
Foto : Wapres RI H. M. Jusuf Kalla didampingi Gubernur TGB, Mensos RI dan BNPB Pusat

Mataram,- Gempa bertubi-tubi menghantam Lombok satu bulan terakhir ini telah memporak-porandakan pemukiman warga, kantor pemerintahan serta akses jalan.

Bahkan korban jiwa sudah lebih dari setengah ribu orang, puluhan ribu orang luka-luka, ratusan ribu mengungsi baik di Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Barat, Kota Mataram dan terakhir di Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat. Meski demikian tetap tidak ditetapkan sebagai bencana nasional.

Menurut pemerintah, jika ditetapkan sebagai bencana nasional akan berdampak buruk pada sektor pariwisata, dan sulit untuk merecovery kembali citra tersebut karena berkaca pada tsunami Aceh.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan, jika pemerintah koleps akibat dari gempa bumi tersebut maka akan ditetapkan sebagai bencana nasional.

“Berkali-kali saya katakan, (jika ditetapkan sebagai bencana nasional) kalau pemerintah itu koleps, supaya kayak (tsunami) di Aceh”, terang JK, Selasa (21/08) siang pasca rapat dengan gubernur NTB serta kementerian dan Lembaga terkait di Kantor Gubernur NTB setelah sebelumnya mengunjungi Desa Kekait Gunung Sari Lombok Barat.

Orang nomor dua di Indonesia ini menyampaikan, pemerintah Provinsi NTB bertanggung jawab atas musibah yang menimpa Lombok.

“Gubernur masih ada, Walikotanya, Bupati masih ada. Jadi tetap tanggung jawabnya ke Daerah. Tidak ada urusan status (Sebagai bencana nasional)”, terang Wapres dua periode ini.

Meski demikian pemerintah pusat tetap membantu semuanya. Pemerintah pusat juga tidak akan mengambil alih tanggung jawab tersebut.

“Tidak diambil alih, dibantu!. Tidak ada pengambil alihan. Tetap tanggung jawabnya, baik buruknya, apanya oleh Gubernur, Bupati. Tapi dibantu oleh kementerian terkait”, ujar JK.

Meski tidak ditetapkan sebagai bencana nasional oleh pemerintah, segala bantuan dari pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait tetap akan membantu secara maksimal dalam memulihkan kembali Lombok yang porak-poranda akibat rentetan gempa berturut-turut tersebut.

(IBA)